Headline

Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.

Waspadai Lonjakan Pemudik

01/4/2023 05:00
Waspadai Lonjakan Pemudik
Ilustrasi MI(MI/Duta)

PADA musim Lebaran tahun ini, pihak kepolisian dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik bakal meningkat signifikan. Hal itu disebabkan tidak ada kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seperti tiga tahun sebelumnya saat pandemi covid-19. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kemenhub, potensi pergerakan pemudik secara nasional pada musim Lebaran tahun ini ialah 45,8% atau 123,8 juta orang, meningkat 14,2% ketimbang tahun lalu. Menurut survei itu, potensi pergerakan asal perjalanan terbanyak akan terjadi di Pulau Jawa, yakni 62,5% atau 77,3 juta orang.

Mobilitas atau pergerakan warga secara massal itu tentu saja perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan masalah, seperti kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, yang ujungnya juga dapat berimbas pada gerak perekonomian. Untuk mengantisipasi hal itu, salah satu langkah yang telah diambil pemerintah ialah memajukan jadwal awal cuti bersama dari yang semula 21 April menjadi 19 April. Itu bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat mengambil cuti lebih awal sehingga menghindari penumpukan kendaraan pada arus mudik Lebaran. Hal itu tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tentu sudah menjadi kewajiban negara untuk memfasilitasi mobilitas warga, terutama dalam menyediakan infrastruktur penunjang yang memadai, seperti moda dan alat transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Begitu pun dengan sarana jalan. Betul saat ini pembangunan infrastruktur tol, baik di Jawa maupun luar Jawa, semakin masif jika dibandingkan dengan satu dekade terakhir. Namun, semua fasilitas itu tidak akan berarti jika tidak disertai perawatan dan pemeliharaan yang memadai. Jalan bebas hambatan justru bisa menjadi sumber petaka jika kondisinya rusak atau tidak layak. Oleh karena itu, mulai sekarang pemeriksaan dan perbaikan sarana tersebut dapat dilakukan sehingga aman dan nyaman ketika dilewati para pemudik. Aspal yang mengelupas atau bergelombang serta lampu penerangan yang tidak memadai segera diperbaiki. Langkah kecil itu penting supaya tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Dengan semakin tersambungnya ruas tol, bukan berarti tidak akan terjadi kemacetan di saat musim mudik. Sejumlah titik yang menjadi pintu masuk ataupun keluar kendaraan tentunya bisa menjadi sumber masalah jika tidak diantisipasi. Fasilitas pembayaran di gerbang tol yang umumnya kini dikelola mesin, misalnya, harus dipastikan berfungsi dengan baik sehingga tidak menimbulkan penumpukan kendaraan. Bantuan petugas di gerbang tol sepertinya diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal semacam itu, termasuk dari pihak kepolisian yang mengatur pergerakan kendaraan dan mengantisipasi dari kemungkinan tindak kejahatan. Intinya, segala potensi yang dapat menjadi simpul kemacetan mesti diwaspadai.

Akan tetapi, meski puluhan personel diterjunkan dan beragam upaya dilakukan pemerintah, arus mudik tidak akan berjalan lancar tanpa kedisiplinan pelakunya. Oleh karena itu, para pemudik disarankan menghindari puncak arus mudik untuk menuju kampung halaman. Sebaiknya juga gunakan transportasi umum atau memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan berbagai instansi pemerintah dan swasta. Kalaupun terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kelaikannya dan tidak ugal-ugalan atau saling serobot di jalan. Ingat, kedisiplinan pengguna jalan ialah salah satu penentu agar mudik bisa berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Sebagai ritus tahunan, pelaksanaan mudik sejatinya harus terus semakin baik. Sosialisasi dan langkah antisipasi harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Pemerintah dari sekarang mungkin sudah mulai bisa memetakan dan menyosialisasikan titik-titik mana saja, termasuk di tol, yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Begitu pun dengan sejumlah titik rest area (tempat istirahat) dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang dapat digunakan, termasuk untuk kendaraan listrik. Begitu juga dengan info keberadaan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Pihak pengelola kereta api, maskapai, dan pelabuhan mesti mengantisipasi sejak jauh-jauh hari hal tersebut. Pastikan semua armada siap, aman, dan laik digunakan. Jangan ada kecerobohan atau kelalaian sedikit pun yang dapat berakibat fatal.

Mudik atau pulang kampung merupakan ritus tahunan yang dilakukan masyarakat negeri ini setiap menjelang hari raya. Kita tentu berharap ritus itu menjadi kegiatan yang menggembirakan, bisa berkumpul serta bersilaturahim bersama keluarga, kerabat, dan sanak saudara, bukan malah menghadirkan duka nestapa dan air mata.



Berita Lainnya
  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.