Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Momentum Ekonomi Mudik

07/5/2022 05:00
Momentum Ekonomi Mudik
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

LEBARAN tahun ini terasa istimewa karena sejak pandemi covid-19 merebak pada 2020, baru pada 2022 pemerintah mengeluarkan kebijakan mudik. Pemerintah juga menetapkan cuti bersama selama empat hari kerja dan libur nasional selama dua hari.

Harapannya, rakyat Indonesia dapat merayakan Idul Fitri di kampung halaman serta menjadi salah satu momen pemulihan ekonomi nasional setelah selama dua tahun terjerembap karena pembatasan aktivitas akibat pandemi covid-19.

Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini tidak kurang dari 85,5 juta orang atau setara dengan 31,6% dari total penduduk Indonesia.

Tingginya animo mudik secara otomatis akan menggerakkan perekonomian dan meningkatkan produktivitas berbagai sektor usaha yang sempat mati suri selama dua tahun akibat terbatasnya mobilitas dan turunnya daya beli masyarakat.

Jumlah pemudik yang sangat besar itu disebabkan ‘balas dendam’ pulang ke kampung halaman. Sungguh potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian, baik nasional maupun daerah. Ekonomi mudik diprediksi akan menyumbang pertumbuhan yang cukup signifikan.

Dampak ekonomi dari adanya kebijakan mudik memang sangat terasa pada masyarakat kelas menengah ke bawah. Konsumsi dan belanja melonjak untuk semua komoditas, baik pakaian, pangan, maupun adanya transfer uang besar selama periode tersebut.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia menaksir ada sekitar Rp42 triliun uang yang berputar selama periode mudik ini. Bahkan, prediksi pemerintah lebih besar lagi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebut perputaran uang selama Lebaran tidak kurang dari Rp72 triliun.

Ritual mudik jelas akan meningkatkan konsumsi di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Di samping itu, tempat-tempat wisata juga akan ramai dikunjungi sehingga menghidupkan sektor pariwisata.

Sejatinya, ekonomi Lebaran memang dipersiapkan pemerintah untuk menjadi titik tolak mulai bangkitnya perekonomian yang bisa memicu pertumbuhan ekonomi setelah dua tahun dilanda pandemi. Apalagi, sejak awal pemerintah telah mengambil kebijakan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Misalnya, kebijakan untuk menyalurkan subsidi dan bantuan langsung tunai (BLT) yang dilakukan sebelum periode mudik dimulai. Pemerintah juga telah mencairkan tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara dan pensiunan yang menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani totalnya mencapai Rp34,3 triliun. Pemerintah pun getol untuk mewajibkan pihak swasta memberikan THR bagi para karyawannya.

Aktivitas perekonomian masyarakat di sepanjang momen Lebaran diyakini bakal mampu mendorong pertumbuhan secara tahunan (year on year/yoy) di kisaran 4% hingga 5% pada triwulan II 2022.

Pelaksanaan mudik Lebaran 2022 tentunya mendorong adanya peningkatan alur perputaran uang di daerah. Artinya, pertumbuhan ekonomi nasional juga akan terdorong dengan adanya aktivitas ekonomi pulang kampung pada Lebaran ini.

Momentum ekonomi mudik mestinya terus dijaga pemerintah untuk dapat terus menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi sehingga target pertumbuhan 5% tahun ini mampu tercapai karena tentu tidak bisa hanya mengandalkan momentum Lebaran.

Pemerintah harus memastikan kondisi perekonomian tetap baik, mulai inflasi terkendali, suku bunga pinjaman mampu ditahan, hingga menjaga stabilitas nilai tukar agar daya beli masyarakat tetap terjaga.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.