Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Menaklukkan Tantangan 2022

31/12/2021 05:00
Menaklukkan Tantangan 2022
(MI/Seno)

 

 

HARI ini merupakan pengujung dari tahun yang, dalam konteks kebangsaan, betul-betul melelahkan di satu sisi, tapi sekaligus menyemburatkan semangat kebangkitan di sisi yang lain. Yang terakhir ini penting karena esok kita sudah mesti mulai merajut hari di tahun yang baru, tentu dengan tantangan yang juga baru.

Sebagai refleksi, penanganan pandemi covid-19 jelas masih menjadi kerja paling berat yang harus dihadapi bangsa ini sepanjang 2021. Di tahun kedua gempuran pagebluk ini, kita sempat limbung ketika puncak transmisi gelombang kedua terjadi pada Juni-Agustus lalu. Kini muncul lagi varian omikron yang kembali menuntut antisipasi cepat dan tepat.

Secara umum, pandemi membuat Indonesia kehilangan sejumput kesempatan dan peluang untuk segera melesat mewujudkan mimpi dan target-target jangka pendek-menengahnya. Namun, bukan berarti langkah mesti terhenti. Covid-19 mungkin bisa menghambat, tapi dia tak boleh menghentikan gerak maju bangsa ini.

Dengan keyakinan dan strategi yang tepat, negeri ini semestinya tak punya keraguan untuk keluar dari krisis. Dulu, covid-19 mungkin melulu soal kisah pilu. Ketika penyebarannya menjangkiti lebih dari 4,2 juta rakyat, 144 ribu di antaranya meninggal dunia. Ketika sektor ekonomi riil terhambat, UMKM menjerit, jutaan orang kehilangan pekerjaan dan jutaan lagi jatuh miskin.

Akan tetapi, terbukti dengan kebijakan yang adaptif dan responsif, dampak pandemi relatif bisa diredam. Di sektor ekonomi, misalnya, hingga triwulan III 2021 Indonesia sudah mampu tumbuh 3,24%. Neraca perdagangan pun mencatat prestasi dengan torehan surplus selama 19 bulan berturut-turut.

Namun, 2021 tak hanya tentang covid-19. Itulah mengapa di awal tadi kita menyebut 2021 sebagai tahun melelahkan karena di waktu nyaris semua fokus dan energi tercurah untuk menahan hantaman pandemi, pada saat sama Republik ini juga mesti menghadapi serangkaian kejadian, peristiwa, dan dinamika lain di luar persoalan covid-19.

Di daftar teratas, bencana alam mengkin menjadi salah satu yang paling menyita fokus perhatian lantaran intensitas kejadiannya yang tinggi dan jumlah korban yang besar sepanjang tahun ini. Banjir, tanah longsor, gempa bumi, cuaca ekstrem, erupsi gunung berapi datang bertubi-tubi seakan menguji daya tahan negeri ini menghadapi dua jenis bencana sekaligus, alam dan non-alam.

Lalu, yang teramat memprihatinkan, tahun ini kejahatan dan kekerasan seksual begitu banyaknya terungkap. Bahkan menjelang tutup tahun, muncul lagi kasus pemerkosaan biadab terhadap perempuan di bawah umur (14 tahun) di Bandung, Jawa Barat. Ini betul-betul alarm tanda bahaya agar negara segera menyiapkan perangkat perlindungan yang pasti bagi setiap warga negara.

Sangat disayangkan, kejadian-kejadian memiriskan itu terjadi justru pada saat RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) masih saja diperdebatkan dan tidak jadi disahkan belum lama ini. Pada 2022, tidak bisa tidak, RUU TPKS harus menjadi prioritas untuk disahkan demi menghentikan berbagai tindak kekerasan seksual di negeri ini.

Ya, masih banyak sekali PR yang menuntut konsentrasi penuh agar dapat diselesaikan di tahun depan. Tantangan baru pun pasti akan bermunculan. Jangan sampai karena hanya berselang dua tahun menuju pesta demokrasi 2024, pemerintah malah tak fokus kerja di tahun depan karena sebagian orang-orangnya malah sibuk memoles citra topeng politisinya.

Ingat, di 2022 kita punya momentum sangat bagus untuk mengangkat asa dan semangat sebagai bangsa, yakni Presidensi G-20. Posisi itu punya makna amat penting karena Indonesia akan dinilai memiliki perekonomian dan sistem politik yang stabil sehingga mampu menjadi pemimpin dan membentuk kebijakan yang berpengaruh ke seluruh dunia.



Berita Lainnya
  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.