Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Kebersamaan Memberi Arti

25/11/2021 05:00
Kebersamaan Memberi Arti
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

SUDAH hampir dua tahun warga dunia hidup dalam situasi pandemi covid-19. Sepanjang waktu itu pula ikhtiar dan perjuangan untuk menanggulangi krisis akibat penyebaran virus tersebut terus dilakukan. Tidak terkecuali di Indonesia yang dalam dua-tiga bulan terakhir mencatat progres penanganan yang positif.

Tanpa bermaksud mengesampingkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya gelombang ketiga penularan covid-19 di akhir tahun nanti, kita patut mengucap syukur atas capaian kita hari-hari ini. Kerja keras yang dilandasi spirit kebersamaan sesama warga negara yang tinggi menjadi salah satu kunci keberhasilan menurunkan angka covid-19.

Mungkin terdengar klise, tetapi faktanya kebersamaan betul-betul menjadi modal sekaligus kekuatan sosial yang membuat Indonesia mampu mengatasi pandemi sejauh ini. Tak ada satu pihak pun pantas mengeklaim bahwa angka maupun tren penularan covid-19 yang menurun saat ini ialah berkat mereka sendiri, termasuk pemerintah.

Kita semua punya andil, semua elemen bangsa punya kontribusi. Sebutlah misalnya sinergi dalam hal percepatan dan pemerataan vaksinasi, kekompakan warga untuk secara kontinu menerapkan protokol kesehatan, juga bahu-membahu di antara para relawan, tenaga kesehatan, aparat pemerintah dan TNI/Polri, serta masyarakat dalam pengendalian pandemi.

Semua itu adalah bukti bahwa kita masih punya kekuatan bernama kebersamaan yang membuat bangsa ini kuat dan tidak mudah terpuruk. Kebersamaan atau bisa diartikan juga sebagai keterlibatan pentahelix dari unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, masyarakat, dan media massa menjadi faktor amat penting dalam menghadapi bencana alam maupun nonalam seperti pandemi covid-19.

Karena itu, sungguh tepat bila Metro TV berinisiatif mengambil saripati dari spirit kebersamaan itu sebagai tema perayaan hari ulang tahun mereka yang ke-21, hari ini. Sebagai media massa, Metro TV adalah bagian tak terpisahkan dari pentahelix kebersamaan itu. Pada saat yang sama, Metro TV pun dituntut terus menggelorakan kebersamaan itu.

Dengan tema Kebersamaan memberi arti, Metro TV sepenuhnya sadar bahwa apresiasi patut diberikan untuk kebersamaan yang kian bertumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mengunggah semangat tersebut untuk menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang lagi. Atas nama kebersamaan pula, tak sepatutnya kita mengunggulkan egoisme yang pada gilirannya justru akan melunturkan kekompakan.

Satu hal yang mesti disadari, pandemi dengan seluruh dinamikanya belumlah usai. Ancaman masih mengintai jika kita membiarkan kelengahan dan menutup kewaspadaan. Di depan mata ada perayaan Natal dan Tahun Baru, yang bila tidak dikendalikan, amat mungkin berpotensi menciptakan gelombang ketiga covid-19.

Kebersamaan, lagi-lagi, kita yakini akan menjadi kunci untuk mencegah gelombang ketiga tersebut betul-betul terjadi. Kekompakan seluruh komponen bangsa akan mengambil peran penting agar ancaman itu dapat diredam.

Bagaimana praksisnya? Tentang rencana penerapan PPKM level 3 di penghujung tahun, misalnya, kita berpendapat kiranya masyarakat tak perlu ragu mendukungnya demi menghindari atau setidaknya meminimalisasi ancaman itu. Eksekusi aturan akan jauh lebih mudah bila publik mendukung.

Spirit-spirit positif seperti inilah yang mesti ditularkan Metro TV melalui tema perayaan ulang tahunnya tentang arti kebersamaan. Dengan usianya yang sudah menginjak dewasa dan sebagai stasiun televisi berita pertama di Indonesia, tidak berlebihan kiranya bila Metro TV dapat mengambil peran penting itu demi Indonesia yang lebih baik melalui kolaborasi dan kebersamaan.



Berita Lainnya
  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.

  • Kembalikan Hak Sehat Rakyat

    10/2/2026 05:00

    SEBELAS juta jiwa tentu bukan angka yang kecil.

  • Gaji Naik, Moral Menukik

    09/2/2026 05:00

    WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.

  • Timnas Futsal di Titik Awal Menuju Puncak

    07/2/2026 05:00

    KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.

  • Ekonomi Mulai di Zona Terang

    06/2/2026 05:00

    KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.

  • Alarm Pengelolaan Sampah

    05/2/2026 05:00

    BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.

  • Jaga Regenerasi Bulu Tangkis Kita

    04/2/2026 05:00

    SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.

  • Meneruskan Ambang Batas Parlemen

    03/2/2026 05:00

    KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.

  • Tindak Aksi Kemplang Pajak

    02/2/2026 05:00

    DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.

  • Benahi Bursa Efek Indonesia

    31/1/2026 05:00

    KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.

  • Jangan Ulangi Kasus Hogi

    30/1/2026 05:00

    DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

  • Memangkas BBM Subsidi Berbasis Keadilan

    29/1/2026 05:00

    PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.