Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PERANG melawan wabah covid-19 belum usai. Sayangnya, kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan terlihat mengendur di mana-mana. Mulai tidak memakai masker atau memakainya dengan asal-asalan hingga ikut berkerumun.
Tidak mengherankan bila pemerintah kemudian mulai mencatatkan kenaikan penularan covid-19. Ini baru hari-hari normal yang dilewati. Belum sampai pada periode liburan Natal dan Tahun Baru yang makin dekat.
Selain terkait dengan melemahnya disiplin warga, kendurnya ketaatan pada prokes tidak lepas dari sikap pemerintah daerah setempat yang ikut-ikutan terbuai oleh relatif rendahnya penularan covid-19.
Tempat-tempat umum seperti pasar tidak lagi mendapatkan pengawasan dan penegakan disiplin mematuhi prokes. Beruntung masih banyak pengelola gedung pusat perbelanjaan, sejumlah kawasan wisata, pusat kuliner, dan kantor yang tetap ajek menegakkan protokol mencegah penularan covid-19.
Akan tetapi, apakah kita akan menggantungkan diri pada keberuntungan? Betul bahwa tingkat penularan covid-19 menurun dratis jika dibandingkan dengan ketika terjadi tsunami kasus pada Juni hingga Agutus yang baru lalu. Tingkat kematian akibat covid-19 juga merosot ke angka belasan jiwa.
Itu bukan berarti keadaan sudah aman. Tengok saja Jerman yang kini tengah ketar-ketir menghadapi gelombang keempat lonjakan kasus penularan covid-19. Para epidemiolog setempat mengkhawatirkan rumah-rumah sakit akan kembali kewalahan merawat pasien yang parah.
Padahal, tingkat vaksinasi anti-covid-19 di negara tersebut sudah hampir mencapai 70% populasi. Bagi mereka, kondisi aman belum tercapai hingga benar-benar terbukti aman.
Bandingkan dengan Indonesia yang baru memvaksinasi penuh dua dosis sebanyak 40,4% populasi. Di satu sisi, kita memang mampu lebih cepat mencapai target vaksinasi yang ditetapkan WHO. Badan PBB itu menargetkan tiap negara sudah memvaksinasi sekurang-kurangnya 40% populasi per akhir 2021.
Raihan tersebut berkat kerja keras semua pihak, termasuk kesadaran dan semangat masyarakat untuk mendukung penanggulangan wabah. Di sisi lain, kita masih cukup jauh dari target vaksinasi 70% populasi. Tidak sepatutnya kita lengah meski penularan dan angka kematian oleh covid-19 cukup rendah.
Kewaspadaan harus terus dijaga. Baik pemerintah daerah maupun pusat bersama perangkat satgas covid-19 tidak boleh lalai menegakkan disiplin masyarakat dalam menerapkan prokes. Pengetesan, pelacakan, hingga perawatan juga jangan sampai kendur.
Selain itu, perlu gerakan yang lebih agresif untuk segera merampungkan vaksinasi dua dosis. Kejadian vaksin-vaksin kedaluwarsa menunjukkan gerak yang masih kurang cepat dalam memvaksinasi.
Agresivitas vaksinasi sangat menentukan kemenangan melawan wabah covid-19. Di tengah temuan bahwa vaksin covid-19 berkurang keampuhannya setelah sekitar 6 bulan, kita diburu waktu untuk segera menyelesaikan vaksinasi dua dosis.
Bila tidak bergerak cepat, muncul risiko kembali ke titik nol vaksinasi akibat lunturnya imunitas sebelum kekebalan komunal tercapai. Semakin cepat pencapaian target vaksinasi dua dosis ke 70% penduduk, Indonesia bisa segera memasuki program vaksinasi ketiga untuk memperkuat kekebalan.
Saat itu kita berharap pandemi covid-19 sudah berubah menjadi endemi. Indikatornya, tidak ada ada lagi kematian akibat covid-19 meski terkadang kasus positif meningkat.
MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved