Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Menanti Pembuktian Penanganan Covid-19 PON

07/10/2021 05:00
Menanti Pembuktian Penanganan Covid-19 PON
(MI/Seno)

 

 

KEMAMPUAN setiap bangsa bangkit dari pandemi jelas bukan lewat klaim. Ibarat menghadapi gempa atau tsunami, kemampuan itu harus dibuktikan dengan mitigasi dan adaptasi yang baik. Keberhasilan mitigasi dan adaptasi adalah jumlah korban yang minimal, apa pun level bencananya.

Dalam soal pandemi covid-19, ketangguhan mitigasi dan adaptasi itu bukan saja dilihat dari jumlah kasus saat berbagai pembatasan dilonggarkan. Ketangguhan itu bahkan bisa sengaja diuji by design.

Negara maju seperti Belanda melakukan lewat penyelenggaraan konser besar yang sekaligus jadi tempat riset ilmuwan. Olimpiade Tokyo pun bisa kita lihat sebagai keberanian pemerintah Jepang dalam ‘menguji’ ketangguhan mitigasi dan adaptasi covid-19.

Tidak ada yang salah dengan keberanian setiap negara selama dilakukan terukur. Pemerintah Jepang melakukan mitigasi mulai dari vaksinasi hingga pemberlakuan Olimpiade tanpa penonton umum. Adapun adaptasi dilakukan dengan peningkatan kesiapan di rumah sakit.

Dua langkah itu pula yang membuat Jepang tetap percaya diri melanjutkan Paralimpiade setelah Olimpiade. Adanya lonjakan kasus dijalani sebagai risiko terukur yang dibuktikan dengan rendahnya kematian.

Lewat PON XX, pemerintah kita pun sesungguhnya telah menempatkan bangsa ini dalam ujian pandemi by design. Telah menunda setahun, pemerintah akhirnya melaksanakan PON XX pada awal hingga pertengahan Oktober ini.

Peringatan epidemiolog dijawab dengan upaya percepatan vaksinasi, pembatasan jumlah penonton, hingga penerapan sistem bubble. Sistem itu membuat atlet hanya bisa bermobilisasi dari penginapan ke venue dan sebaliknya. Meski begitu, nyatanya penularan covid-19 di PON XX tetap terjadi.

Hingga Rabu (6/10) petang, sudah 29 kasus covid-19 muncul dari PON XX. Penderitanya mencakup atlet, ofisial, dan panitia pelaksana (panpel). Penyebarannya, 13 orang di Timika, 7 orang di Kabupaten Jayapura, 6 orang di Kota Jayapura, dan 3 orang di Merauke.

Berkaca dari Tokyo dan Belanda, persoalan memang bukan pada ada atau tidaknya kasus, tetapi pada keberhasilan mencegah bertambahnya kasus, termasuk mencegah gelombang baru, dan juga semaksimal mungkin menekan angka kematian.

Hal-hal itu pula yang harus bisa dibuktikan pemerintah, baik pemda maupun pemerintah pusat. Sejauh ini, kasus yang ada ditangani dengan isolasi terpusat. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua baru mengungkapkan isolasi di KM Tidar dan RS Provita untuk Jayapura dan KM Sirimau di Merauke. Untuk pasien di wilayah lain belum dilaporkan.

Belum adanya pasien yang mengalami gejala berat patut disyukuri mengingat kondisi fisik atlet yang prima. Meski begitu, ancaman tragedi bisa saja terjadi jika penularan menyebar ke masyarakat umum.

Munculnya 29 kasus covid-19 menunjukkan longgarnya protokol kesehatan dalam PON Papua. Upaya pelacakan dan sterilisasi harus segera dilakukan agar penularan tidak semakin meluas.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan PON Papua. Ditemukannya sejumlah atlet yang terkonfirmasi positif covid-19 di PON yang baru setengah jalan adalah ancaman luar biasa besar. Segala perbaikan penyelenggaraan mutlak dilakukan.



Berita Lainnya
  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik