Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Kerumunan Horor di Tanah Abang

03/5/2021 05:00
Kerumunan Horor  di Tanah Abang
(MI/Duta)

 

 

PASAR Tanah Abang menjadi sorotan di tengah pandemi covid-19. Disorot, karena pengunjung menyemut di pasar yang terletak di Jakarta Pusat itu pada Sabtu (1/5) hingga kemarin.

Jumlah pengunjung mencapai 200% dari kapasitas pasar. Sekitar lebih dari 87 ribu orang dibiarkan membeludak di Pasar Tanah Abang pada Sabtu. Ledakan pengunjung kembali terjadi kemarin, terdapat sekitar 100 ribu pengunjung. Padahal pada hari biasa cuma 35 ribu pengunjung.

Mirisnya lagi, para pengunjung mengabaikan protokol kesehatan. Mereka berdesak-desakan membuat kerumunan, ada pula yang tidak pakai masker. Cuci tangan tentu saja diabaikan.

Kejadian di Tanah Abang itu memperlihatkan lemahnya penegakan aturan. Sejak Februari hingga kini Jakarta selalu dimasukkan dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro. PPKM keenam dimulai 22 April hingga 3 Mei.

Jakarta selalu diikutsertakan dalam PPKM menunjukkan penyebaran covid-19 di Ibu Kota belum terkendali. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengeluarkan keputusan Nomor 478 Tahun 2021 tentang Memperpanjang PPKM Berbasis Mikro.

Gubernur Anies Baswedan sudah benar membuat aturan terkait PPKM berbasis mikro itu. Namun, harus tegas dikatakan bahwa memastikan aturan itu berjalan semestinya jauh lebih penting lagi. Terus terang, Jakarta lalai mengawal aturan agar berjalan tegak lurus di lapangan.

Kelalaian itulah yang menyebabkan Jakarta tercatat pada peringkat pertama penambahan kasus terkonfirmasi positif harian. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada 1 Mei, DKI Jakarta menambahkan 926 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 409.546 kasus.

Mereka yang menyerbu Pasar Tanah Abang juga patut disalahkan. Disalahkan, karena mereka tidak mengambil tanggung jawab untuk bersama menegakkan disipling 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan).

Membeli baju baru dipakai pada saat hari raya sah-sah saja. Akan tetapi, apalah artinya baju baru itu jika karena lalai menjaga protokol kesehatan bisa berakibat fatal hingga nyawa melayang?

Pemandangan horor di Tanah Abang jangan sampai menimbulkan tsunami covid-19 seperti yang terjadi di India. Karena itu, Pemprov Jakarta jangan menunda-nunda lagi untuk melakukan 3T, yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

Potret ramainya pengunjung di Tanah Abang pada Sabtu dan juga kemarin menunjukkan lemahnya antisipasi. Bukankah seperti biasanya Pasar Tanah Abang selalu diserbu pembeli menjelang Lebaran? Anehnya, setelah terjadi kerumunan yang luar biasa itu baru semua tergerak untuk mengatasinya.

Setelah kerumunan terjadi, para pihak ramai-ramai meminta kesadaran masyarakat untuk dapat menjauhi kerumunan. Mengapa permintaan seperti itu tidak dilakukan terus-menerus sebelum terjadi kerumunan? Sementara pejabat daerah buru-buru menggelar rapat koordinasi.

Meskipun terlambat, tetap diapresiasi langkah pendirian posko pengamanan di Pasar Tanah Abang, kemarin pagi. Pendirian posko bertujuan untuk pengawasan dan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan. Sedikitnya 2.500 personel keamanan dikerahkan di Pasar Tanah Abang. Para personel itu berasal dari TNI-Polri dan Satpol PP DKI Jakarta.

Eloknya, petugas langsung memberi sanksi kepada mereka yang melanggar protokol kesehatan. Jika pengelola, penjual, dan pengunjung Pasar Tanah Abang tetap mengabaikan protokol kesehatan, Pemprov Jakarta jangan segan-segan menutupnya.

Kerumunan di Tanah Abang memberikan pelajaran berarti. Jangan sampai kerumunan kembali terjadi pada saat libur Lebaran, orang-orang dibiarkan membeludak mengunjung tempat wisata lokal. Karena itu, lakukan antisipasi dari sekarang juga.

Bukan hanya Jakarta, semua kepala daerah harus melakukan antisipasi. Jangan kasih kendur penegakan disiplin protokol kesehatan jika negeri ini tidak mau dilanda tsunami covid-19.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.