Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK kriminal bersenjata (KKB) di Papua tidak henti-hentinya menebar teror. Tindakan biadab KKB terus menelan korban yang tak hanya aparat, tapi juga warga sipil.
Seorang pelajar SMA ditembak hingga tewas pada Kamis (15/4). Kondisi pelajar kelas 1 SMA Negeri 1 Ilaga, Kabupaten Puncak, itu sangat mengenaskan. Korban ditembak sebanyak dua kali. Pelaku pun membacok korban dengan senjata tajam.
Sehari sebelumnya, Rabu (14/4), KKB juga menembak mati seorang pengojek sepeda motor. Dalam dua pekan terakhir, KKB semakin brutal. Mereka menembak mati dua guru, membakar beberapa unit rumah guru, dan sejumlah ruangan di tiga sekolah. Bahkan, sebuah helikopter yang terparkir di bandara dibakar.
KKB semakin demonstratif mempertontonkan tindakan brutal. Negara tidak boleh kalah. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus bersinergi untuk melawannya.
Aksi-aksi itu tentu tidak boleh dibiarkan. Apalagi, ini bukan kali pertama. Menurut data Polda Papua, sedikitnya telah terjadi 49 gangguan keamanan oleh KKSB sepanjang 2020.
Pertanyaannya sekarang, bagaimana mungkin gerombolan bersenjata itu bisa leluasa masuk-keluar kampung membunuhi penduduk dan merusak berbagai fasilitas umum, termasuk objek vital di bandara?
Aparat Polri-TNI mesti memburu dan menindak tegas mereka. Hal ini perlu dilakukan segera agar tidak terjadi lagi kasus-kasus serupa yang meresahkan masyarakat, khususnya warga di Kota Illaga. Tindakan ini juga perlu dilakukan untuk mengembalikan wibawa aparat, yang seolah selama ini kecolongan.
Walaupun demikian, tindakan aparat juga mesti terukur dan tidak boleh membabi buta asal tangkap untuk mencari keberadaan anggota kelompok kriminal bersenjata ini. Kalau perlu, libatkan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melacak jaringan kelompok separatis semacam ini. Aparat harus mempersempit ruang gerak mereka agar tidak leluasa berbuat onar sehingga situasi dapat kembali kondusif.
Dalam menghadapi kelompok kriminal semacam itu, yang diperlukan memang sikap tegas dari aparat kepolisian dan TNI. Jangan lagi ada oknum yang justru main mata dengan menjual senjata ke mereka.
Para anggota KKB tersebut sering teridentifikasi menggunakan senjata-senjata laras panjang dengan amunisi standar militer. Eskalasi serangan yang meningkat membuat tim gabungan kepolisian dibantu TNI lebih fokus mencari asal-usul senjata KKB. Belum lama ini diketahui 2 anggota polisi Polres Ambon dan 1 anggota TNI Batalion 733/Masariku Ambon kedapatan menjadi pemasok.
Aparat TNI-Polri harus menjadi pengayom dan pelindung masyarakat, baik pendatang maupun warga lokal. Tingkatkan kewaspadaan, penjagaan, dan keamanan di setiap objek vital di Papua, termasuk di lingkungan penduduk agar memberi rasa aman.
Di tengah situasi yang kurang kondusif itu, warga juga sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Memang perlu kerja sama antara aparat dan rakyat untuk menumpas gerombolan semacam ini agar mereka tidak terus menerus menghadirkan teror.
Persoalan keamanan di Papua jangan sampai mengganggu persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua pada Oktober mendatang.
Sudah saatnya negara mengevaluasi secara menyeluruh penanganan keamanan di Papua. Jangan-jangan pelaku tindakan biadab di Papua tidak pantas disebut sebagai kelompok kriminal, tapi mereka sesungguhnya ialah separatis.
INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.
LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.
WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.
KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved