Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pecat Polisi Terlibat Narkoba

20/2/2021 05:00
Pecat Polisi Terlibat Narkoba
Ilustrasi MI(MI/Duta)

PANDEMI covid-19 tidak hanya berpengaruh pada kesehatan dan perekonomian. Pandemi itu ternyata juga berdampak besar pada kejahatan narkoba.

Memberantas kejahatan narkoba jelas memerlukan sikap keras, tegas, dan konsisten dari aparat penegak hukum. Dibutuhkan sikap keras karena kejahatan narkoba merusak generasi muda dan berpotensi menghancurkan masa depan bangsa ini.

Jangan sekali-kali berkompromi dalam memberantas narkoba. Karena itu, keterlibatan aparat penegak hukum, terutama polisi, dalam kasus narkoba tidak boleh dipandang enteng. Ini persoalan amat serius yang perlu diselesaikan segera dan menyeluruh.

Tidak boleh dipandang enteng karena sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan, aparat kepolisian haruslah bebas dari lingkaran kejahatan narkoba.

Petinggi institusi kepolisian harus berani mengambil langkah keras, tegas, dan konsisten terhadap jajarannya yang terlibat kasus narkoba. Sanksi yang diberikan mestinya dibikin seberatberatnya sehingga memberikan efek jera.

Tidak sedikit pun keraguan atas komitmen petinggi kepolisian untuk memberantas narkoba dan menghukum anggotanya yang terlibat. Karena itu, publik menunggu sanksi kepada Kepala Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, beserta 11 anggotanya yang ditangkap karena dugaan mengonsumsi narkoba pada Selasa (16/2).

Pengusutan kasus itu harus dilakukan secara transparan dan dicarikan motifnya. Sebab, sang kapolsek pernah menjadi Kasat Narkoba Polres Bogor dan juga pernah bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar. Artinya, dia semestinya tahu barang tersebut haram dikonsumsi dan ada konsekuensi hukumnya.

Konsekuensi hukum itulah yang sering diingatkan petinggi kepolisian. Pada 7 Februari 2020, Idham Azis yang saat itu masih menjabat Kapolri mengatakan polisi merupakan aparat yang mengetahui hukum sehingga tidak sewajarnya terjerumus pada pelanggaran hukum itu sendiri, apalagi narkoba.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berjanji menindak tegas anggota kepolisian yang kedapatan terlibat narkoba. Lewat surat telegram tertanggal 19 Februari, Kapolri meminta anggota yang terlibat narkoba dipecat dan dipidana.

Ancaman pemecatan bukan gertak sambal. Mabes Polri telah melakukan pemecatan terhadap 113 anggotanya selama periode Januari hingga Oktober 2020. Sebagian besar dipecat karena tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba.

Harus tegas dikatakan bahwa aparat harus bersih dari narkoba sebelum memberantas barang haram tersebut. Bagaimana mau membersihkan lantai yang kotor jika sapunya sendiri tidak bersih? Karena itu, eloknya, secara berkala dilakukan tes urine semua anggota polisi jangan tunggu ada kasus.

Memberantas narkoba memang bukan pekerjaan mudah. Disebut tidak mudah karena ini merupakan kejahatan lintas negara, yang penanganannya pun perlu kerja sama internasional tidak hanya lintas sektoral. Dalam World Drug Report UNODC 2020, berdasarkan penelitian pada 2018, tercatat sekitar 269 juta orang di dunia menyalahgunakan narkoba. Jumlah tersebut naik 30% jika dibanding dengan satu dekade sebelumnya.

Peredaran narkoba di masa pandemi covid-19 patut diwaspadai. Pandemi berdampak amat dalam terhadap perekonomian yang mengakibatkan pengangguran dan tekanan mental. Dalam kondisi itu terbuka lebar peluang bisnis haram narkoba. Akan tetapi, omong kosong memberantas kejahatan narkoba jika aparat penegak hukum terlibat di dalamnya.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.