Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 tidak hanya berpengaruh pada kesehatan dan perekonomian. Pandemi itu ternyata juga berdampak besar pada kejahatan narkoba.
Memberantas kejahatan narkoba jelas memerlukan sikap keras, tegas, dan konsisten dari aparat penegak hukum. Dibutuhkan sikap keras karena kejahatan narkoba merusak generasi muda dan berpotensi menghancurkan masa depan bangsa ini.
Jangan sekali-kali berkompromi dalam memberantas narkoba. Karena itu, keterlibatan aparat penegak hukum, terutama polisi, dalam kasus narkoba tidak boleh dipandang enteng. Ini persoalan amat serius yang perlu diselesaikan segera dan menyeluruh.
Tidak boleh dipandang enteng karena sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan, aparat kepolisian haruslah bebas dari lingkaran kejahatan narkoba.
Petinggi institusi kepolisian harus berani mengambil langkah keras, tegas, dan konsisten terhadap jajarannya yang terlibat kasus narkoba. Sanksi yang diberikan mestinya dibikin seberatberatnya sehingga memberikan efek jera.
Tidak sedikit pun keraguan atas komitmen petinggi kepolisian untuk memberantas narkoba dan menghukum anggotanya yang terlibat. Karena itu, publik menunggu sanksi kepada Kepala Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, beserta 11 anggotanya yang ditangkap karena dugaan mengonsumsi narkoba pada Selasa (16/2).
Pengusutan kasus itu harus dilakukan secara transparan dan dicarikan motifnya. Sebab, sang kapolsek pernah menjadi Kasat Narkoba Polres Bogor dan juga pernah bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar. Artinya, dia semestinya tahu barang tersebut haram dikonsumsi dan ada konsekuensi hukumnya.
Konsekuensi hukum itulah yang sering diingatkan petinggi kepolisian. Pada 7 Februari 2020, Idham Azis yang saat itu masih menjabat Kapolri mengatakan polisi merupakan aparat yang mengetahui hukum sehingga tidak sewajarnya terjerumus pada pelanggaran hukum itu sendiri, apalagi narkoba.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berjanji menindak tegas anggota kepolisian yang kedapatan terlibat narkoba. Lewat surat telegram tertanggal 19 Februari, Kapolri meminta anggota yang terlibat narkoba dipecat dan dipidana.
Ancaman pemecatan bukan gertak sambal. Mabes Polri telah melakukan pemecatan terhadap 113 anggotanya selama periode Januari hingga Oktober 2020. Sebagian besar dipecat karena tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba.
Harus tegas dikatakan bahwa aparat harus bersih dari narkoba sebelum memberantas barang haram tersebut. Bagaimana mau membersihkan lantai yang kotor jika sapunya sendiri tidak bersih? Karena itu, eloknya, secara berkala dilakukan tes urine semua anggota polisi jangan tunggu ada kasus.
Memberantas narkoba memang bukan pekerjaan mudah. Disebut tidak mudah karena ini merupakan kejahatan lintas negara, yang penanganannya pun perlu kerja sama internasional tidak hanya lintas sektoral. Dalam World Drug Report UNODC 2020, berdasarkan penelitian pada 2018, tercatat sekitar 269 juta orang di dunia menyalahgunakan narkoba. Jumlah tersebut naik 30% jika dibanding dengan satu dekade sebelumnya.
Peredaran narkoba di masa pandemi covid-19 patut diwaspadai. Pandemi berdampak amat dalam terhadap perekonomian yang mengakibatkan pengangguran dan tekanan mental. Dalam kondisi itu terbuka lebar peluang bisnis haram narkoba. Akan tetapi, omong kosong memberantas kejahatan narkoba jika aparat penegak hukum terlibat di dalamnya.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.
BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.
PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.
PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.
Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.
PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved