Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Contoh Buruk Demokrasi AS

08/1/2021 05:00
 Contoh Buruk Demokrasi AS
Ilustrasi(MI/Duta)

 

 

PENDUDUKAN gedung Capitol, tempat Senat dan Kongres Amerika Serikat bersidang, menjadi gambaran nyata daya destruktif akibat memproduksi kebohongan. Hanya karena hasil pemilu tidak menguntungkan petahana Donald Trump, provokasi terus disemburkan demi memancing kemarahan pendukungnya.

Trump, yang sejak lama menolak untuk meng akui hasil pilpres, terus berdalih telah terjadi kecurangan. Tudingan manipulasi penghitungan suara digaungkan tanpa henti meskipun tidak pernah disertai bukti. Narasi fantasi kecurangan penghitungan suara menjerumuskan pendukungnya dalam delusi yang begitu pekat.

Makin lama, pendukung Donald Trump seakan semakin jauh dari kenyataan dan mencapai puncaknya saat ribuan dari mereka nekat untuk menyerang gedung Capitol saat para anggota parlemen bersidang untuk menetapkan kemenangan Joe Biden.

Ribuan pendukung Trump dengan bebas menduduki kompleks Capitol, termasuk ruang Senat. Ada seorang pria berdiri di kursi presiden Senat dan berteriak, ‘Trump memenangi pemilihan itu!’

Setidaknya empat orang dilaporkan tewas oleh penegak hukum. Polisi juga menemukan dua bom pipa yang diduga dibawa oleh para perusuh. Polisi juga menemukan pendingin dari kendaraan yang memiliki senjata dan bom molotov di halaman Capitol.

Kerusuhan ini terjadi tak lama setelah Trump menyampaikan pidato yang lagi-lagi menyebut dirinya menang pemilu dan menyerukan para pendukungnya untuk menolak hasil pemilu.

Kerusuhan yang benar-benar menjadi cerminan bagaimana daya destruktif provokasi kebohongan yang dibangun di atas politik populisme berhasil meluluhlantakkan demokrasi, bahkan di negara yang telah dua abad lebih menjalaninya.

Sangat disayangkan, besarnya partsisipasi warga Amerika Serikat dalam pemilihan presiden pada 3 November tahun lalu ternyata tidak dibarengi dengan kematangan berdemokrasi para elitenya. Rekor partisipasi pemilih yang dianggap sebagai sebuah kesuksesan demokrasi tercoreng aksi rusuh pendukung Trump.

Sejarah juga akan mengingat bahwa kematangan berdemokrasi ternyata tidak selalu punya korelasi positif dengan lamanya sistem tersebut dianut. Pun menjadi bukti bahwa omongan dan perilaku negatif seorang tokoh dan pemimpin sangat berbahaya, bahkan mampu mengancam kemapanan demokrasi.

Memang, Trump akhirnya berjanji secara terbuka akan meninggalkan jabatannya pada 20 Januari. Ia juga menjanjikan transfer kekuasaan yang tertib setelah Kongres AS menegaskan kemenangan Electoral College bagi presiden terpilih Joe Biden.

Namun, tragedi pendudukan gedung parlemen Amerika Serikat telah menelan korban, juga menyisakan bekas luka dalam perjalanan demokrasi di ‘Negeri Paman Sam’. Trump akan tercatat sebagai tokoh yang menjadikan politik populisme sebagai senjata utamanya.

Tragedi pendudukan gedung parlemen AS ialah contoh buruk demokrasi. Harus menjadi pelajaran bagi para tokoh dan elite politik di Indonesia. Kalah dalam pertandingan memang menyakitkan, tetapi mengakui kekalahan ialah suatu kehormatan untuk menjunjung esensi demokrasi.

Pemimpin mestinya menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan, bukan membelah persatuan, bukan pula menebar kebohongan yang mengungkit kebencian. Pemimpin itu ibarat sumur kebajikan yang tak pernah kering ditimba.

 

 

 



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.