Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Vaksin Butuh Sosialisasi

11/12/2020 05:00
Vaksin Butuh Sosialisasi
Ilustrasi(MI/Duta)

 

 

KESEHATAN merupakan dasar dari diakuinya derajat kemanusiaan dan kewajiban pemerintah untuk memenuhi hak atas kesehatan warga. Karena itu, pengadaan vaksin covid-19 harus dipandang sebagai upaya negara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin covid-19 asal Tiongkok yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd. Kehadiran vaksin itu menumbuhkan harapan dalam menanggulangi pandemi covid-19. Akan tetapi, jalannya masih panjang untuk mencapai proses vaksinasi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) akan melakukan evaluasi terhadap data uji klinik yang sedang dilaksanakan untuk membuktikan keamanan dan khasiat vaksin covid-19. Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengawal aspek kehalalannya

Meski masih menempuh jalan panjang, kedatangan 1,2 juta dosis vaksin itu telah menyuntikkan optimisme dan gegap gempita mengiringi kedatangannya, Minggu (6/12). Para pelaku ekonomi juga menyambut baik. Euforia terjadi, harga saham perusahaan-perusahaan farmasi melesat.

Optimisme dan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 yang mesti terus dijaga. Penting untuk benar-benar memastikan keamanan dan efektivitas vaksin tersebut terjamin sehingga urusan kehalalannya pun mesti mendapatkan kajian yang patut dan layak.

Muara pengadaan vaksin tentu saja pada proses vaksinasi. Vaksinasi hanya bisa dilakukan bila vaksin Sinovac telah mengantongi emergency use authorization (EUA) alias izin penggunaan darurat dari otoritas Badan POM.

Izin EUA akan keluar minimal jika sudah ada laporan sementara uji klinis tahap III. Bio Farma menyebutkan, laporan sementara dari uji coba tahap III diharapkan tersedia Januari 2021. Dengan kata lain, jika 1.600 relawan yang diuji tidak ada yang menunjukkan efek samping serius, izin EUA bisa diterbitkan.

Pemerintah harus memastikan seluruh tahapan uji dilalui oleh CoronaVac. Proses yang dilakukan tidak boleh mengabaikan setiap fasenya hanya karena ingin melakukan percepatan yang pada akhirnya berpotensi membawa petaka.

Eloknya, pemerintah tetap berhati-hati dan bersabar menunggu sampai ada hasil laporan terkait keamanan dan efektivitas vaksin. Vaksin yang tidak sempurna justru berpotensi menimbulkan masalah baru jika timbul efek yang tidak diinginkan.

Pekerjaan lainnya, yakni bagaimana pemerintah meyakinkan warga bahwa vaksin CoronaVac bisa digunakan dari sisi pertimbangan agama. Fatwa dari MUI dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal diperlukan untuk menghapus kendala sosiologis isu kehalalan vaksin.

Pun harus ditegaskan bahwa vaksin bukanlah senjata pamungkas melawan pandemi covid-19. Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan tetap menjadi ujung tombak. Tanpa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, penularan akan terus terjadi kendati vaksinasi sudah dilakukan.

Cara kerja vaksin tidak seperti obat. Vaksinasi ialah cara aman tubuh untuk mengenal, melawan, dan kebal dari penyebab penyakit. Orang yang divaksin tetap bisa tertular virus dan menjadi pembawa virus.

Pemerintah harus benar-benar mematangkan aspek medis dan sosiologis sebelum melakukan vaksinasi. Pemerintah sebaiknya menggencarkan sosialisasi vaksin kepada masyarakat sembari tetap menekankan pentingnya penegakan protokol kesehatan.

Apalagi, berdasarkan hasil survei pemerintah, masih terdapat kelompok warga di masyarakat yang khawatir terhadap keamanan dan keefektivan vaksin, menyatakan ketidakpercayaan terhadap vaksin dan mempersoalkan kehalalan vaksin.

Fakta lainnya, sebagian masyarakat tidak bersedia membayar untuk mendapatkan vaksin. Padahal, pemerintah sudah membuat program vaksin gratis dan vaksin mandiri.

Kiranya pemerintah tidak boleh berhenti melakukan sosialisasi vaksin. Di samping itu, pemerintah juga terus menyadarkan masyarakat bahwa mencegah covid-19 dilakukan dengan memutus rantai penularan virus melalui mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.