Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMADIYAH telah mengabdi bagi umat dan bangsa ini sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia belum lahir. Kini saat memasuki usia 108 tahun, andil besar Muhammadiyah dalam menjaga keutuhan bangsa ini tidak pernah sedikit pun memudar.
Sejak awal kelahiran sampai kini, Muhammadiyah tiada henti memberi solusi untuk negeri. Muhammadiyah bersama Nahdlatul Ulama, dua ormas Islam terbesar di negeri ini, selalu berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan masalah bangsa. Terus berbakti untuk umat dan bangsa bagi kemajuan negeri.
Dengan usia yang telah melampaui satu abad, pengabdian Muhammadiyah terhadap umat dan bangsa semakin kukuh. Di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia dan dunia, peran dan komitmen Muhammadiyah terus teguh turut bersama bangsa dan negara menghadapi wabah.
Muhammadiyah dalam menghadapi pandemi covid-19 telah mempraktikkan cara beragama yang adaptif, tekun, taat, dan rasional. Muhammadiyah sigap mempromosikan praktik keagamaan yang mengadopsi upaya menghambat penyebaran covid-19.
Seperti saat pelaksanaan Idul Fitri, Muhammadiyah meminta umat untuk salat di rumah daripada melaksanakannya di masjid atau di lapangan untuk memutus rantai penularan covid-19.
Tidak hanya dalam praktik beribadah, melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Muhammadiyah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan atas kinerjanya dalam melawan covid-19. Bukti komitmen pengabdian Muhammadiyah kepada umat dan bangsa.
Sikap, gerak, dan kebijakan Muhammadiyah yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Mengusung tema meneguhkan gerakan keagamaan hadapi pandemi dan masalah negeri dalam milad tahun ini, Muhammadiyah seakan ingin meneguhkan sikap keagamaan yang mempersatukan, menjaga keutuhan negeri.
Muhammadiyah selalu mengedepankan sikap beragama yang santun dan penuh toleransi. Dengan mengutip pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, milad tahun ini mengajak seluruh umat untuk meneladani keteladanan Nabi Muhammad dalam menyebarkan misi penyempurnaan akhlak mulia.
Nilai yang selaras dengan tujuan organisasi Muhammadiyah yang termaktub dalam Pasal 6 AD/ART bahwa maksud dan tujuan Muhammadiyah ialah menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Masyarakat Islam yang benar-benar menjadi rahmatan lil alamin, rahmat bagi alam semesta, yang dalam bahasa Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir, Islam yang membahagiakan alam semesta. Umat yang mewujudkan tatanan hidup damai, toleran berperadaban sebagaimana Nabi Muhammad.
Umat yang selalu menghidupkan jiwa Bhinneka Tunggal Ika dalam relasi antarkomponen bangsa. Umat yang selalu memegang nilai persatuan nasional sebagai jalan mewujudkan cita-cita bangsa. Menjauhi egoisme dan kepentingan sempit golongan yang merugikan kemajemukan.
Tidak perlu lagi ada aksi-aksi dan benih-benih intoleransi atas nama perbedaan. Semua komponen dan tokoh umat dituntut menjaga situasi kebangsaan tetap kondusif. Umat Islam yang berkemajuan, mensyukuri perbedaan yang menyatukan, tidak mudah merendahkan saudara-saudara sebangsanya.
Jangan sampai umat Islam Indonesia masuk ke golongan yang masih kerap menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan kekerasan, tanpa toleransi, atau mereka-mereka yang masih suka merendahkan perempuan karena sikap seperti itu jelas bukan Islam jalan hidupnya.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.
BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.
PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.
PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.
Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.
PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.
PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved