Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Menanti Biden Catat Sejarah

06/11/2020 05:00
Menanti Biden Catat Sejarah
Ilustrasi(MI/Seno)

PERTARUNGAN antara Presiden Donald Trump dan pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, kian menarik. Hingga tadi malam belum diketahui pemenang dari pemilihan presiden yang digelar pada 3 November itu.

Pemilihan kali ini pun kian menarik karena tingkat partisipasi pemilih sangat tinggi. Tingkat partisipasi pemilih diprediksi akan menjadi yang tertinggi dalam seabad terakhir, hampir 160 juta, mewakili 65% pemilih.

Penghitungan surat suara masih berlangsung di sejumlah negara bagian. Namun, dari jumlah suara yang sudah dihitung yakni lebih dari 140 juta, untuk sementara Biden unggul dengan 72 juta suara.

Adapun kandidat petahana memperoleh 68 juta suara. Biden menjadi capres dengan perolehan suara pemilih terbanyak sepanjang sejarah pemilu AS.

Selain mencetak rekor soal perolehan suara, Biden juga mencatat sejarah dengan memilih Kamala Harris sebagai calon wakil presiden. Untuk pertama kalinya ada perempuan kulit berwarna menjadi cawapres dari partai utama di pemilu AS.

Meski Biden menoreh sejarah dalam pengumpulan suara, Pilpres AS tidak ditentukan oleh banyaknya suara populer, tetapi dengan suara elektoral.

Biden telah mengantongi 264 suara elektoral dan Trump 214 suara elektoral. Pemenang pilpres harus mendapatkan minimal 270 suara elektoral.

Rakyat AS menunggu apakah Biden berhasil menyempurnakan catatan sejarahnya dengan memenangi pilpres ataukah Trump mampu membuat kejutan di saat-saat terakhir.

Bukan hanya warga AS, dunia juga menunggu pemenang pilpres negara adidaya itu. Dunia menunggu karena kebijakan Presiden AS turut mewarnai percaturan politik global.

Siapa pun pemenangnya, apakah Trump atau Biden, pilpres AS kali ini telah sukses dalam bentuk antusiasme pemilih yang tinggi.

Menegaskan besarnya kesadaran politik warga untuk menentukan nasib bangsanya sebagai fondasi demokrasi. Bahkan wabah pandemi covid-19 pun tak menyurutkan warga untuk menentukan pilihan.

Tingginya antusiasme warga AS dan keunggulan perolehan suara sementara Biden juga menjadi cerminan penolakan atas populisme berbasis nasionalisme sempit yang akhir-akhir banyak dialami sejumlah negara.

Keunggulan Biden diharapkan bisa lebih berdampak positif pada bidang politik dan ekonomi bagi dunia, termasuk Indonesia.

Politik populisme Trump dianggap sebagai biang bangkitnya gerakan supremasi kulit putih hingga gesekan antarkelas dan antarras di ‘Negeri Paman Sam’ meningkat di mana-mana.

Tidak jauh berbeda pula dalam hal hubungan global. Pemerintah Trump selama ini juga cenderung mengeluarkan kebijakan yang keras soal imigrasi dan kebijakan proteksi ekonomi. Bahkan Trump kerap dinilai rasialis dan tidak mendukung kerja sama internasional.

Biden, jika keluar sebagai pemenang, membawa harapan baru. Biden muncul dengan gagasan menjunjung tinggi keberagaman ras, juga mampu menggugah lebih banyak lagi warga AS untuk berpartisipasi menentukan nasib bangsanya.

Gambaran harapan terwujudnya perubahan dan perdamaian untuk masa depan negeri adidaya tersebut terbuka lebar.

Dunia menunggu apakah Biden mampu menorehkan sejarah baru. Jika mampu, Biden diharapkan dapat meneguhkan kembali keyakinan pada demokrasi.

Bahwa demokrasi benar-benar mengakomodasi keinginan rakyat Amerika yang beragam, tidak terdistorsi oleh sentimen dan politik populisme sempit.

Berbeda dari Trump yang mengumumkan kemenangan, Biden tidak kunjung melakukan tindakan serupa. Dalam pernyataan terbarunya, Biden hanya menjanjikan akan menjadi presiden bagi seluruh AS.

 

 

 

 

 

 

 

 



Berita Lainnya
  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.

  • Kembalikan Hak Sehat Rakyat

    10/2/2026 05:00

    SEBELAS juta jiwa tentu bukan angka yang kecil.

  • Gaji Naik, Moral Menukik

    09/2/2026 05:00

    WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.