Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPERCAYAAN bukanlah hal sepele. Meraih kepercayaan butuh bukti.
Memang, bukti itu tidak mesti berupa keberhasilan. Komitmen kerja keras pun bisa menumbuhkan kepercayaan. Di saat itu, kepercayaan bersisian dengan harapan.
Itulah yang tergambar dari hasil survei Indikator Politik Indonesia mengenai kepercayaan masyarakat terhadap penanganan pandemi covid-19 oleh Presiden Joko Widodo. Hasil survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden pada 24-30 September 2020 itu menyebutkan 57,7% responden percaya dan sangat percaya bahwa Jokowi bisa menangani covid-19.
Persentase itu juga menunjukkan peningkatan kepercayaan. Pada survei Juli 2020 yang dilakukan lembaga tersebut, tingkat kepercayaan responden hanya 52,6%. Memang survei ini bisa saja dipertanyakan dari sisi demografi responden.
Namun, tumbuhnya kepercayaan juga mudah dimengerti jika berkaca pada pemberitaan positif status kasus covid-19 di Indonesia. Salah satu kabar baik yang banyak diberitakan ialah kasus sembuh yang terus meningkat.
Seperti diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, pada 19 Oktober persentase kasus sembuh kumulatif mencapai 77,3% atau di atas persentase rata-rata dunia yang sebesar 75,1%.
Tingkat kesembuhan ini tentunya juga buah kontribusi dari kualitas layanan fasilitas kesehatan. Tanpa ketersediaan ruang perawatan dan tenaga kesehatan, pasien dengan penyakit bawaan tentunya akan lebih sulit tertangani.
Lalu, jika melihat peta zonasi risiko secara mingguan, zona merah (tinggi) sebaran daerah nya turun dari 54 menjadi 53, zona oranye (sedang) meningkat dari 307 menjadi 336, dan zona kuning (rendah) turun dari 121 menjadi 100. Keberhasilan penurunan zonasi merah merupakan bukti kooordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.
Kualitas layanan kesehatan dan zonasi ialah dua hal yang jelas berdampak pada persepsi masyarakat sehari-hari akan kondisi penanganan covid-19 di Tanah Air. Zonasi juga erat berdampak pada perekonomian karena menjadi dasar para kepala daerah dalam memberlakukan pembatasan sosial.
Langkah penting selanjutnya ialah merawat kepercayaan agar tidak sekadar menjadi harapan, apalagi buaian yang membahayakan, sebab kepercayaan bukan hanya soal elektabilitas politik maupun persepsi dunia internasional.
Kepercayaan adalah modal besar yang bisa mendorong masyarakat agar tidak takut bergerak.
Kini, di saat kepercayaan masyarakat telah naik, pemerintah sepatutnya membenahi segala sisi penanganan covid-19 yang masih lemah. Salah satunya berkaca dari persentase ratarata kasus meninggal yang masih lebih tinggi daripada rata-rata dunia. Kasus meninggal di Indonesia mencapai 3,5%, sedangkan rata-rata dunia 2,85%.
Persentase kasus meninggal inilah yang harus menjadi fokus pemerintah ke depan. Jika kasus meninggal mampu ditekan, kepercayaan kepada pemerintah niscaya jauh lebih tinggi lagi.
SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.
INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.
LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.
WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.
KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved