Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Kepercayaan dan Realitas Penanganan Covid-19

20/10/2020 05:00
Kepercayaan dan Realitas Penanganan Covid-19
(MI/Seno)

KEPERCAYAAN bukanlah hal sepele. Meraih kepercayaan butuh bukti.

Memang, bukti itu tidak mesti berupa keberhasilan. Komitmen kerja keras pun bisa menumbuhkan kepercayaan. Di saat itu, kepercayaan bersisian dengan harapan.

Itulah yang tergambar dari hasil survei Indikator Politik Indonesia mengenai kepercayaan masyarakat terhadap penanganan pandemi covid-19 oleh Presiden Joko Widodo. Hasil survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden pada 24-30 September 2020 itu menyebutkan 57,7% responden percaya dan sangat percaya bahwa Jokowi bisa menangani covid-19.

Persentase itu juga menunjukkan peningkatan kepercayaan. Pada survei Juli 2020 yang dilakukan lembaga tersebut, tingkat kepercayaan responden hanya 52,6%. Memang survei ini bisa saja dipertanyakan dari sisi demografi responden.

Namun, tumbuhnya kepercayaan juga mudah dimengerti jika berkaca pada pemberitaan positif status kasus covid-19 di Indonesia. Salah satu kabar baik yang banyak diberitakan ialah kasus sembuh yang terus meningkat.

Seperti diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, pada 19 Oktober persentase kasus sembuh kumulatif mencapai 77,3% atau di atas persentase rata-rata dunia yang sebesar 75,1%.

Tingkat kesembuhan ini tentunya juga buah kontribusi dari kualitas layanan fasilitas kesehatan. Tanpa ketersediaan ruang perawatan dan tenaga kesehatan, pasien dengan penyakit bawaan tentunya akan lebih sulit tertangani.

Lalu, jika melihat peta zonasi risiko secara mingguan, zona merah (tinggi) sebaran daerah nya turun dari 54 menjadi 53, zona oranye (sedang) meningkat dari 307 menjadi 336, dan zona kuning (rendah) turun dari 121 menjadi 100. Keberhasilan penurunan zonasi merah merupakan bukti kooordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. 

Kualitas layanan kesehatan dan zonasi ialah dua hal yang jelas berdampak pada persepsi masyarakat sehari-hari akan kondisi penanganan covid-19 di Tanah Air. Zonasi juga erat berdampak pada perekonomian karena menjadi dasar para kepala daerah dalam memberlakukan pembatasan sosial.

Langkah penting selanjutnya ialah merawat kepercayaan agar tidak sekadar menjadi harapan, apalagi buaian yang membahayakan, sebab kepercayaan bukan hanya soal elektabilitas politik maupun persepsi dunia internasional. 
Kepercayaan adalah modal besar yang bisa mendorong masyarakat agar tidak takut bergerak. 

Kini, di saat kepercayaan masyarakat telah naik, pemerintah sepatutnya membenahi segala sisi penanganan covid-19 yang masih lemah. Salah satunya berkaca dari persentase ratarata kasus meninggal yang masih lebih tinggi daripada rata-rata dunia. Kasus meninggal di Indonesia mencapai 3,5%, sedangkan rata-rata dunia 2,85%. 

Persentase kasus meninggal inilah yang harus menjadi fokus pemerintah ke depan. Jika kasus meninggal mampu ditekan, kepercayaan kepada pemerintah niscaya jauh lebih tinggi lagi.
 



Berita Lainnya
  • Mengawal Fajar Baru Perlindungan Anak

    28/3/2026 05:00

    MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.

  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.