Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Klaster Kementerian

19/9/2020 05:00

PENAMBAHAN kasus positif covid-19 berjalan paralel dengan bermunculannya klaster penularan baru. Semakin bertambah dan meluasnya klaster baru, semakin tinggi pula pertambahan kasus covid-19.

Mencegah dan menekan bertambahnya klaster-klaster baru dengan sendirinya juga berperan sentral dalam menekan penambahan kasus covid-19, baik dalam skala harian maupun secara kumulatif.

Ironisnya, upaya tersebut lebih mudah dinyatakan daripada dipraktikkan. Faktanya, klaster-klaster baru belum juga berhasil dihentikan sehingga penambahan kasus pun terus berlangsung secara eksponensial.

Yang lebih memprihatinkan ialah gejala munculnya klaster-klaster baru di sejumlah instansi pemerintah. Seperti dilaporkan baru-baru ini, sebanyak 932 kasus positif covid-19 ditemukan di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Kasuskasus tersebut berasal dari klaster perkantoran, khususnya di 30 kantor pemerintahan atau kementerian.

Dari 30 klaster kementerian itu, menurut data dari Pemprov DKI Jakarta, hingga kemarin pagi, kantor Kementerian Kesehatan menjadi klaster perkantoran terbesar dengan jumlah kasus positif covid-19 mencapai 252 orang.

Bukan hanya Kementerian Kesehatan, sebanyak 28 kantor kementerian atau lembaga pemerintah lainnya disebut pula dalam paparan data tersebut. Sebut saja Litbang Kesehatan Kemenkes, Kementerian Perhubungan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Jakarta, Kementerian Keuangan, dan bahkan Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.

Bermunculannya klaster baru di kementerian dan atau lembaga pemerintah tersebut sangatlah memprihatinkan. Di lain sisi juga menjadi ironi di tengah upaya pencegahan dan pengendalian pandemi covid-19 yang belum berhasil dicapai pula.

Lazim jika publik memiliki ekspektasi bahwa lembaga pemerintahan menjadi model bagi upaya pencegahan dan pengendalian covid-19. Artinya, publik tentu berharap bahwa kantorkantor pemerintahan memberikan teladan atas penerapan disiplin protokol kesehatan secara ketat sehingga seluruh pegawai dan staf mereka terhindar dari penularan covid-19.

Nyatanya, ekspektasi tersebut tidak mudah diwujudkan oleh instansi pemerintah, tidak terkecuali Kementerian Kesehatan. Kantor kementerian bahkan kini ikut menjadi salah satu episentrum penularan virus mematikan tersebut.

Dugaan adanya ketidakdisiplinan terhadap protokol kesehatan pun mengemuka. Pertanyaannya kemudian ialah benarkah kementeriankementerian tersebut telah alpa dalam mempraktikkan protokol kesehatan yang selama ini justru mereka kampanyekan setiap hari? Jika benar, protokol apakah yang dilanggar? Apa pula yang harus dilakukan agar kantor-kantor kementerian itu tidak lagi menjadi klaster penularan?

Kita sepakat jika ada yang mendorong agar fenomena tersebut didalami lebih jauh. Penelitian khusus atau audit khusus atas terjadinya klaster-klaster di kementerian kiranya dapat menghasilkan jawaban sekaligus catatan dan pelajaran tersendiri yang memperkaya studi kasus di era pandemi ini.

Memang, covid-19 tidak memilih target dan korban. Siapa pun juga tidak dapat luput dari serangan virus korona, tidak terkecuali para pegawai dan pejabat di instansi pemerintah.

Akan tetapi, jangan sampai kantor-kantor pemerintahan yang semestinya menjadi model pencegahan dan penanggulangan covid-19, justru menjadi contoh buruk penerapan protokol kesehatan.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.