Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Banpres PUM Jangan Salah Sasaran

22/8/2020 05:00

SALAH satu dampak resesi ekonomi ialah terganggunya rantai pasokan dan permintaan. Baik siklus permintaan maupun pasokan sama-sama terganggu dan melemah.

Akibatnya, pertumbuhan ekonomi pun mengalami kontraksi.

Menormalisasi siklus dan keseimbangan pasokan dan permintaan da - lam perekonomian menjadi jalan yang harus ditempuh agar perekonomi an bergerak dinamis dan bertumbuh positif. Konsumsi pun didorong agar permintaan meningkat sehingga siklus pasokan tergerak.

Program penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (Banpres PUM) yang mulai diimplementasikan pemerintah sejak 17 Agustus lalu, kita pandang sebagai upaya pemerintah untuk menguatkan siklus tersebut.

Program penyaluran tersebut dijadwalkan berlangsung secara masif mulai pekan depan. Sebanyak 9,1 juta pelaku usaha mikro dan kecil ditargetkan menerima bantuan berupa modal tunai senilai Rp2,4 juta.

Kita sepakat dengan program penyaluran Banpres PUM oleh pemerintah yang dikoordinasikan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM). Dengan dimulainya program penyaluran bantuan itu, kita berharap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat bernapas lebih lega.

Sebelumnya, kalangan UMKM dilaporkan memang sudah sangat menantikan bantuan uang tunai Rp2,4 juta tersebut. Bahkan, mereka telah meminta agar penyaluran bantuan stimulus itu dapat dilakukan lebih cepat lagi.

Kita sangat memahami kerisauan para pelaku UMKM tersebut. Akibat krisis yang disebabkan oleh pandemi korona atau covid-19, pelaku usaha termasuk sektor UMKM mengalami pukulan yang berat. Dalam konteks inilah, kita sungguh mengapresiasi langkah pemerintah yang segera menyalurkan Banpres PUM.

Pemberian stimulus bagi pelaku UMKM merupakan bagian dari upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional yang diterpa krisis akibat pandemi covid-19 yang belum juga terlihat tanda-tanda akhirnya.

Kita sangat mendukung program tersebut dan bahkan mendorong agar dilakukan percepatan dalam penyalurannya. Semakin cepat dan semakin masif pemberian stimulus itu semakin positif pula dampaknya dalam mengangkat pertumbuhan ekonomi pada triwulan III agar bergerak di wilayah positif. Opsi ini tidak dapat ditawar-tawar lagi jika ingin menghindarkan perekonomian dari resesi.

Meski demikian, agar sasaran itu tercapai, harus pula di pastikan bahwa bantuan stimulus bagi pelaku UMKM benar- benar tepat sasaran. Artinya, bantuan tersebut harus benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.

Sebanyak 9,1 juta pelaku UMKM yang menjadi penerima bantuan stimulus sebesar masing-masing Rp2,4 juta itu tidak boleh ada yang fiktif. Selain rawan penyelewengan, target pemulihan ekonomi di sektor UMKM juga bisa terkendala.

Rencana aksi Kemenkop dan UKM menggandeng BPKP dalam penyaluran stimulus itu kita nilai tepat. Dengan kerja sama tersebut, pemantauan agar penyaluran benar-benar tepat sasaran dapat lebih dioptimalkan.

Tekad Kemenkop dan UKM dalam kerja sama itu untuk memastikan agar penyaluran stimulus clear and clean dalam prosesnya sangat kita hargai. Kita juga sependapat bahwa salah satu kunci agar hal itu terwujud ialah validitas dan reliabilitas data penerima.

Karena itu, kita mendorong Kemenkop dan UKM agar asas clear and clean itu berlangsung bukan hanya dalam proses, melainkan juga pada hasil akhir penyaluran stimulus.

Untuk itu, di luar Kemenkop dan UKM serta BPKP, kita min ta publik dan seluruh pemangku kepentingan pemulihan ekonomi sektor UMKM ikut memantau jalannya penyaluran stimulus. Laporkan segera jika ada kejanggalan dan penyimpangan.

Pertaruhan program penyaluran stimulus sangat besar. Jika program penyaluran stimulus ini gagal mencapai sasaran, gagal pula upaya pemulihan ekonomi. Jangan sampai itu terjadi karena pertaruhan berikutnya akan jauh lebih besar lagi.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.