Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
RESESI ekonomi didefi nisikan sebagai kondisi tatkala produk domestik bruto atau GDP anjlok dengan sejumlah indikator. Salah satu ukuran yang kerap dikemukakan ialah pertumbuhan ekonomi riil berada pada kisaran negatif, sedikitnya dalam dua triwulan berturut-turut.
Pertanda penting lainnya ialah pengangguran di suatu negara melonjak drastis dan keseimbangan rantai pasokan serta permintaan terganggu.
Akibat pandemi korona atau covid-19, perekonomian sejumlah negara besar baik dalam GDP maupun ukuran kemakmuran lainnya telah dipenuhi indikator-indikator di atas. Amerika Serikat, Tiongkok, Jerman, Prancis, Inggris, Rusia, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura pun tidak terhindar dari gejala tersebut. Resesi memang telah melanda dunia.
Meskipun belum masuk kondisi resesi seperti negara-negara di atas, ancaman yang sama tak pelak melanda pula Indonesia. Misalnya, Badan Pusat Statistik (BPS), pekan lalu, merilis data pertumbuhan ekonomi triwulan kedua yang patut kita cermati.
Setelah tumbuh 2,97% pada triwulan I 2020, pada triwulan kedua, perekonomian kita berkontraksi atau bertumbuh di kisaran negatif dan tercatat di level minus 5,32%.
Meskipun telah diprediksi sebelumnya, data yang diumumkan resmi Kepala BPS Suhariyanto itu tetap mengkhawatirkan. Apalagi, ditekankan pula bahwa pertumbuhan negatif itu yang pertama kali sejak 1997-1998, tatkala Indonesia mengalami krisis moneter.
Kita tentu tidak ingin resesi dan krisis yang sama melanda Indonesia. Mitigasi untuk menghindari hal itu sudah dilakukan pemerintah. Opsinya pun jelas, tegas, terukur, dan terprogram.
Pemerintah, misalnya, sudah mendesain agar ekonomi pada triwulan ketiga tidak bertumbuh negatif. Daya beli masyarakat didongkrak. Berbagai paket kebijakan dan stimulus digerojok. Sektor usaha besar, menengah, UMKM, bantuan sosial untuk keluarga, dan bahkan pegawai dan perorangan tidak luput dari kebijakan itu.
Kita tidak mau pada triwulan ketiga kelak ekonomi kembali bertumbuh negatif. Kalau itu keadaannya, sama artinya Indonesia menyusul negara-negara lain, memasuki resesi.
Kita tidak mau pemerintah dan negara gagal dalam menghindarkan Indonesia dari resesi. Resesi yang tak terhindarkan berdampak buruk. Bukan hanya bagi pemerintah, melainkan juga bagi seluruh rakyat.
Menghindarkan negeri ini dari resesi menjadi kepentingan seluruh warga bangsa. Negara dan pemerintah telah menyiapkan skenario, peran, dan tugas masing-masing. Alangkah elok bila seluruh rakyat dan lapisan masyarakat ikut pula membantu dalam porsi masing-masing.
Mengingat ancaman resesi bersinggungan dengan pandemi covid-19, kita dapat membantu dengan mematuhi protokol kesehatan. Upaya itu akan membuat krisis kesehatan tidak berkepanjangan.
Memberikan masukan atau kritik tentu pilihan terbuka. Apalagi, bila orientasinya solutif dan konstruktif. Menyalahkan dan memaki jelas tidak patut. Selain tidak mengubah keadaan, ia justru menimbulkan psikologi negatif dan iklim tidak kondusif. Beban tambahan yang tidak diperlukan pun bermunculan.
Inilah saatnya untuk bersatu karena ancaman semakin nyata. Resesi ekonomi tidak boleh dipandang sebelah mata. Begitu pula covid-19. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyatukan langkah dan menguatkan tekad. Kalahkan pandemi, hindarkan resesi.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.
BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.
DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.
INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.
LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.
WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.
KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved