Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Gerak Cerdas Lawan Covid-19

22/7/2020 05:00
Gerak Cerdas Lawan Covid-19
Ilustrasi(MI/Seno)

KOMITE Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional telah terbentuk. Sebagai konsekuensinya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berganti menjadi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Lantas muncul kekhawatiran, pemerintah mengalihkan prioritas pada pemulihan ekonomi ketimbang penanganan wabah korona. Apalagi, yang ditunjuk sebagai ketua komite dan ketua pelaksana adalah menteri-menteri ekonomi.

Memang, tidak bisa dimungkiri transformasi gugus tugas bukan sekadar perubahan nama, melainkan juga kewenangan. Satgas lebih banyak menjalankan kebijakan, tidak mengoordinasikan seperti yang dilakukan gugus tugas.

Dengan komite sebagai induk, leading sector bukan lagi penanganan covid-19, melainkan berjalan beriringan dengan sektor ekonomi. Setidaknya demikian yang diinginkan Presiden Joko Widodo. Sektor perekonomian harus bangkit kembali karena resesi ekonomi sudah di depan mata. Di sisi lain, upaya menekan penularan covid-19 juga mesti berlanjut. Pada intinya ialah bergerak cerdas melawan covid-19.

Terlampau berat pada sisi kesehatan, perekonomian rakyat morat-marit. Angka kemiskinan akan terus bertambah dan semakin banyak yang kelaparan. Sebaliknya, bila terlalu berat pada perekonomian, penularan covid-19 tidak terkendali. Puluhan hingga ratusan korban jiwa dapat berjatuhan setiap hari.

Tidak mudah mendapatkan titik keseimbangan yang sesuai harapan. Bukan hanya Indonesia, tiap negara pun masih berupaya keras mencari jalan yang paling aman dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Belum ada langkah kebijakan negara di dunia ini yang bisa disebut terbaik mencerminkan keseimbangan tersebut. Semua masih berjuang.

Ada harapan besar pemerintah benar-benar tetap melanjutkan upaya mengendalikan penularan covid-19 di tengah perbaikan ekonomi. Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjanjikan akan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Bidang penanganan covid-19 pun diperkuat dengan berbagai upaya mendapatkan vaksin yang terbukti secara klinis mampu melindungi dari penyakit virus korona. Baik yang dirancang sendiri oleh anak-anak bangsa di dalam negeri maupun dari hasil penelitian negara lain.

Angin segar penemuan vaksin salah satunya datang dari PT Biofarma dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Pekan ini keduanya melakukan uji klinis fase III kandidat vaksin korona yang didatangkan dari Sinovac Biotech, Tiongkok.

Namun, kita pun jangan sampai terlena oleh tandatanda keberhasilan penemuan vaksin anticovid-19. Uji klinis diperkirakan memakan waktu enam bulan. Bila terbukti efektif memberi kekebalan, vaksin baru bisa diproduksi secara massal paling cepat kuartal pertama tahun depan.

Artinya, selama sedikitnya 200 hari ke depan kita masih harus berkutat dengan penularan covid-19 yang pada tiga hari belakangan merenggut lebih dari 80 jiwa per hari. Disiplin yang belum maksimal dalam mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, harus terus ditingkatkan.

Biasakan memakai masker bak orang berkacamata yang tidak bisa leluasa beraktivitas tanpa kacamatanya. Jaga jarak dengan memperlakukan orang layaknya petasan yang segera meledak. Juga, mencuci tangan serajin tangan menyentuh wajah sendiri agar kita semua selamat.



Berita Lainnya
  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.