Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Momentum Buru Buron Koruptor

10/7/2020 05:00
Momentum Buru Buron Koruptor
(MI/DUTA)

PEMULANGAN pembobol kas BNI, Maria Pauline Lumowa, setelah 17 tahun menjadi buron memancing reaksi beragam dari berbagai kalangan. Hampir seluruhnya memberikan apreasiasi kepada pemerintah, tetapi sebagian besar menyertainya dengan catatan.

Tampaknya yang paling gembira atas ekstradisi Maria dari Serbia tersebut ialah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Bukan hanya karena kerja keras kementeriannya melobi pemerintah Serbia membuahkan hasil, melainkan juga akhirnya prestasi itu sedikit menghapus coreng di wajahnya.

Hampir selama dua pekan, aparat penegak hukum dan pemerintah harus menahan kritik bertubi-tubi akibat buron kasus cessie Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra, lolos di depan mata. Tudingan paling keras tertuju pada Kementerian Hukum dan HAM.

Persoalannya tidak hanya karena Djoko Tjandra bisa leluasa masuk dan keluar Indonesia tanpa ada hambatan. Buron yang sudah menjadi warga negara Papua Nugini itu bahkan bisa merekam dan mendapat KTP elektronik dalam tempo beberapa jam saja.

Kemendagri mengklaim Djoko Tjandra masih terdaftar dalam data kependudukan karena tidak ada pemberitahuan dari Kemenkum dan HAM tentang perubahan kewarganegaraannya.

Ekstradisi Maria Pauline merupakan bukti bahwa bila aparat benar-benar menjalankan kerja secara maksimal dan bersinergi kuat, penangkapan buron le- bih mudah. Pergerakan buron senantiasa terpantau hingga terbuka peluang untuk menangkap.

Pemerintah Serbia menangkap pembobol Rp1,2 triliun kas BNI tersebut karena red notice dari Polri yang dikelu- arkan untuk Interpol pada 2003. Hal itu berbeda dengan red notice Djoko Tjandra yang menurut Sekretaris NCB Interpol terhapus sejak 2014. Alasannya, tidak ada permintaan lagi dari Kejagung. Padahal, Kejagung belum penah mencabut status buron Djoko Tjandra

Kemenkum dan HAM pun sigap menindaklanjuti dengan menghapus Djoko dari cekal pelintasan Imigrasi. Pengadilan pun tidak memiliki sistem peringatan dini buron sehingga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan lancar memproses pengajuan PK oleh Djoko Tjandra.

Entah kenapa, pada kasus Maria sinergi antarlembaga berjalan mulus, sedangkan di kasus Djoko Tjandra begitu amburadul. Tentu jangan sampai kekisruhan itu membuat publik menyimpulkan ada pihak-pihak di jajaran penegak
hukum ataupun pemerintah yang ingin melindungi buron tertentu.

Kita masih ingin percaya tidak ada unsur kesengajaan dalam lolosnya Djoko Tjandra. Hanya harus diakui masih banyak bolong-bolong dalam koordinasi antarlembaga. Padahal, daftar buron masih panjang.

Ada Eddy Tansil, terpidana dengan vonis 20 tahun penjara terkait kasus pembobolan bank. Eddy kabur dari LP Cipinang sejak 1993. Kemudian, Honggo Wendratno, terpidana kasus korupsi kondensat yang mendapat vonis 16 tahun penjara. Bukan hanya Kejagung, KPK pun punya buruan, yakni Harun Masiku, terdakwa kasus suap komisioner KPU.

Keberhasilan pemulangan Maria Pauline seyogianya menjadi momentum untuk lebih gigih memburu buron kasus korupsi. Agar lebih jitu memburu, jajaran penegak hukum dan pemerintah harus memperbaiki titik-titik yang masih lemah.

Bila sistem peringatan dini buron ter- putus, sambung kembali. Bila belum ada, pasang. Seiring dengan itu, sistem yang sudah ada harus terus dirawat dan dipantau dengan saksama. Perlu dicamkan, pembiaran titik lemah sama saja dengan melindungi buron.


 



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.