Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERAPAN kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB berada pada titik kritis sepanjang pekan ini dan pekan depan. Kita akan menyaksikan efektivitas PSBB dalam menekan penularan penyakit yang disebabkan virus korona baru, yakni covid-19.
Sejak PSBB pertama kali diterapkan pada 10 April lalu, yang dimulai dari ibu kota negara, Jakarta, salah satu yang dikhawatirkan menjadi pemicu ledakan kasus penularan ialah kegiatan seputar momen Ramadan dan Lebaran. Pemerintah telah melarang mudik. Demikian pula kegiatan keagamaan salat berjemaah di masjid yang masuk zona merah.
Penerapan PSBB pun melarang kerumunan dan mewajibkan warga menjaga jarak serta memakai masker saat berada di luar rumah. Namun, semakin hari, kepatuhan warga tampak semakin mengendur. Arus mudik tetap terlihat kendati larangan mudik telah ditetapkan jauh-jauh hari. PT Jasa Marga (Tbk) mencatat sebanyak 306 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode H-7, atau Minggu (17/5), hingga H-4 Lebaran 2020.
Kepadatan kendaraan terlihat di jalur-jalur tol. Bila bukan bertujuan mudik, lalu apa? Betul, bahwa data menunjukkan ada penurunan arus kendaraan keluar Jakarta sebanyak 59% jika dibandingkan dengan periode mudik yang sama pada 2019. Meski begitu, larangan yang tegas mestinya mampu menihilkan arus mudik.
Sepanjang pemberlakuan PSBB, kita melihat demonstrasi ketidakpatuhan dalam jumlah yang cukup masif. Ancaman sanksi tidak menyurutkan pelanggaran-pelanggaran yang timbul. Barangkali karena hampir semua pelanggar belum pernah merasakan wujud sanksi paling tegas yang selama ini diancamkan.
Mari kita simak data penularan covid-19. Pada 14 April angka kematian akibat covid-19 mencapai titik tertinggi, yakni 60 orang. Angka tersebut nyaris kembali terulang pada 17 Mei yang mencatat 59 orang meninggal akibat covid-19.
Kemarin, tambahan kasus baru dalam sehari mencapai 973 orang, tertinggi sejauh ini. Di satu sisi, angka itu menunjukkan kian agresifnya tes yang dilakukan pemerintah. Di sisi lain, penambahan itu jelas menunjukkan penularan yang masih terus terjadi dengan laju lebih cepat.
Sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta, sudah dua kali memperpanjang masa pemberlakuan PSBB. Akan tetapi, semakin mendekati berakhirnya status kedaruratan penanggulangan wabah covid-19 pada 29 Mei, belum ada tanda-tanda wabah menyurut. Bahkan, kini Indonesia semakin dihantui potensi ledakan kasus dengan sebaran daerah yang makin luas yang selama ini berusaha dihindari pemerintah.
Para tenaga medis mulai menjerit karena pasien tak ada hentinya membanjir. Ke depan masih ada satu lagi momen yang rawan menjadi pemicu lonjakan kasus, yakni salat Id berjemaah di masjid dan lapangan serta ritual silaturahim. Seperti halnya mudik, pemerintah telah mengeluarkan larangan. Warga pun dianjurkan tidak bersilaturahim dan lebih memilih melakukan secara daring.
Jika larangan mudik saja dilanggar, apakah kedua momen itu tak akan bernasib sama? Semua kembali pada kesadaran kita masing-masing dan tentunya ketegasan pemerintah. Yang jelas, tanpa kedisiplinan, mustahil bagi kita untuk bisa memutus rantai penularan covid-19. Tanpa kesidisiplinan, jangan pula berharap kita sanggup hidup berdampingan dengan korona.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved