Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Perlu Regulasi Larang Mudik

28/3/2020 05:05

PEMERINTAH baru berencana melarang mudik Lebaran 2020. Regulasi yang dibahas pekan depan itu hendaknya disertai sanksi yang tegas agar masyarakat mematuhinya.

Sebelum regulasi keluar, pekerja informal mulai meninggalkan Jakarta sambil membawa risiko penyebaran covid-19 ke daerah asal mereka. Kecepatan regulasi sangat dibutuhkan dalam situasi darurat pandemi covid-19.

Ribuan pemudik kemarin telah memasuki wilayah Jawa Tengah. Mereka berangkat dari Jakarta dan kota-kota besar lain. Potensi menularkan sama besarnya dengan tertular covid-19 selama di perjalanan.

Meskipun Hari Raya Idul Fitri baru akan jatuh lebih dari dua bulan lagi, para pemudik itu bergerak lebih awal. Mereka mendahului arus utama pemudik yang biasa terjadi, yakni pada hari-hari terakhir di bulan suci Ramadan.

Mereka, para pemudik dini, kebanyakan merupakan warga berpenghasilan harian yang telah kehilangan mata pencaharian di Ibu Kota ataupun kota-kota besar lainnya. Dampak pandemi covid-19 telah menghilangkan pendapatan mereka.

Yang dikhawatirkan ialah bersama aktivitas mudik dini itu, tanpa disadari, mereka membawa serta virus korona sehingga keluarga dan warga lain di kampung halaman pun ikut tertular.

Data mengenai meningkatnya angka orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan kasus warga yang positif terinfeksi covid-19 di sejumlah daerah menjadi fakta yang tidak terbantahkan dan menguatkan kekhawatiran tersebut.

Sangatlah tepat jika pemerintah kemudian berencana menetapkan kebijakan untuk melarang mudik tahun ini.

Seperti hasil rapat di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan yang diikuti sejumlah kementerian dan instansi pada Kamis (26/3), pemerintah tengah mempertimbangkan sejumlah jalan untuk ditempuh. Dari membatasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga mendorong fatwa agar masyarakat dalam merayakan hari kemenangan itu hanya di kediaman masing-masing.

Kita sepenuhnya mendukung rencana itu. Kita bahkan mendorong agar pemerintah tidak ragu untuk mengambil langkah lebih maju dan melarang mudik secara resmi.

Akan tetapi, mengingat para pemudik dini kebanyakan ialah para pekerja harian yang kehilangan mata pencaharian, pemerintah perlu menyertai larangan mudik dengan mencairkan fasilitas jaring pengaman sosial bagi mereka.

Pemerintah pusat tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta lebih proaktif berperan serta dalam mendukung langkah tersebut.

Selain ikut mengimbau diaspora agar mereka tidak mudik pada saat-saat ini hingga periode pasca-Lebaran seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pemerintah daerah juga diminta lebih ketat mengawasi mereka para 'pencuri start' yang telanjur mudik.

Pemerintah daerah, misalnya, dapat mengefektifkan pengawasan kepada pemudik dengan meminta mereka mengisolasi diri sedikitnya selama 14 hari. Pemerintah daerah juga didorong untuk menyelenggarakan tes cepat kepada pemudik, ODP, dan PDP.

Jakarta sudah menjadi episentrum dari epidemi covid-19. Agar bencana ini tidak semakin masif menyebar dan membentuk episentrum baru lain, penyebaran virus korona baru ke kota-kota lain dan desa-desa harus diperlambat jika tidak dapat dihentikan sama sekali.

Dalam konteks inilah larangan mudik harus segera diimplementasikan dengan segala kebijakan pendukung yang diperlukan.

Karena itu, kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak dapat ditawar-tawar lagi. Masyarakat pun harus ikut mendukung kebijakan itu dengan menahan diri untuk tidak mudik ke kampung halaman tahun ini.



Berita Lainnya
  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.