Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Seirama Hadapi Korona

13/3/2020 05:05

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa wabah virus korona baru (covid-19) sebagai pandemi. Disebut pandemi karena covid-19 telah menyebar secara global di seluruh dunia, dengan cepat di antara banyak orang dan dalam jumlah lebih banyak daripada situasi normal.

Pengumuman WHO ini sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah semua negara untuk meningkatkan kesigapan dan kesiapsiagaan guna mencegah ataupun menangani wabah. Tak terkecuali bagi Indonesia, yang sudah memiliki pasien positif covid-19 mencapai 34 orang dengan 1 orang meninggal dunia.

Mau tidak mau, pemerintah harus melakukan upaya ekstra dalam skala masif mengampanyekan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus ini. Tantangannya berat, bagaimana pemerintah dapat menggerakkan kesadaran komunal masyarakat.

Pemerintah sejatinya telah menerbitkan lima protokol pencegahan covid-19, yaitu protokol kesehatan, protokol komunikasi, protokol pengawasan perbatasan, protokol area institusi pendidikan, dan protokol area serta transportasi publik. Protokol tersebut dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

Agar protokol dapat segera masif diterima publik, para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah, harus seirama dalam menyampaikan informasi. Sulit bagi masyarakat untuk menerimanya ketika kanal informasi masih terpecah-pecah dan sporadis yang menimbulkan kesimpangsiuran.

Ketiadaan sinergi dan keselarasan informasi justru membuat publik makin panik. Padahal yang dibutuhkan dalam menghadapi wabah seperti ini ialah ketenangan dan kewaspadaan. Tak perlu lagi ada kanal-kanal informasi covid-19 yang tidak utuh dan tidak sinkron antarinstansi.

Jika protokol dilaksanakan secara konsisten, tak perlu terjadi polemik informasi data antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Boleh-boleh saja pemprov membuat situs asalkan data yang disampaikan tidak berbeda dengan data yang tertera di website resmi pemerintah pusat.

Begitu pula dengan kesengkarutan koordinasi antara pusat dan daerah terkait kondisi pasien kasus 25 yang meninggal dunia. Eloknya, pusat dan daerah tidak saling menyalahkan andai protokol dilaksanakan.

Mestinya komunikasi publik pemerintah dan jajarannya ialah menyampaikan informasi protokol ini dengan cepat, mudah, dan menjangkau wilayah terdampak. Kewajiban itu bagian dari tugas pemerintah atau badan publik menyampaikan informasi dalam kejadian yang mengancam hajat hidup dan kepentingan orang banyak.

Persoalan yang tidak boleh dilupakan pemerintah ialah meningkatkan partisipasi masyarakat. Diseminasi informasi yang baik dan optimal akan membangun kesadaran kolektif masyarakat sehingga turut membantu menurunkan risiko penyebaran virus.

Masyarakat yang terinformasi dan teredukasi tidak mudah dilanda kepanikan. Kepanikan hanya akan memperburuk situasi. Publik juga dapat menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan menghadapi ancaman korona. Apalagi partisipasi publik sangat dibutuhkan karena tugas pemerintah sangat berat dalam menghadapi dampak korona. Tidak hanya soal kesehatan, serangan korona juga berdampak pada sektor ekonomi.

Secara umum pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bisa melorot. Sektor pariwisata dan perdagangan mengalami gangguan signifikan. Bahkan, hari ini, psikologi negatif juga menghampiri pasar saham dalam negeri, IHSG anjlok 5,01% sehingga membuat perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dihentikan sementara (trading halt) sebelum perdagangan berakhir.

Karena itulah, pemerintah dan rakyat sebagai komponen negara tidak boleh terpecah-pecah menghadapi wabah ini. Pemerintah dan rakyat tentu ingin Indonesia selamat, bukan tamat.



Berita Lainnya
  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.