Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Menimbang 100 Hari Jokowi-Ma'ruf Amin

28/1/2020 05:05

PRESIDEN Joko Widodo dan Wakil Persiden Ma'ruf Amin telah genap menjalani 100 hari pertama masa pemerintahan.

Dalam tradisi nonformal, publik biasa memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah di usia tiga bulan itu. Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih nilai 6,84 dalam skala 1 sampai dengan 10.

Angka rapor tersebut tidak merah. Meski demikian, angka itu belum cukup menggembirakan karena masih di bawah 7. Setidaknya demikian hasil jajak pendapat News Research Center (NRC) Media Group terhadap 159 tokoh publik yang bisa dikategorikan independen.

Para tokoh mengungkapkan optimisme tinggi yang didorong kebijakan perampingan eselon, penghapusan ujian nasional, ibu kota baru negara, dan kedaulatan Republik Indonesia.

Di sisi lain, topik penaikan iuran BJPS kesehatan dan terungkapnya dugaan korupsi di BUMN mencuatkan pesimisme paling besar atas pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Rata-rata optimisme terkait isu selaras dengan penilaian terhadap kinerja kementerian yang bersangkutan. Isu kedaulatan, misalnya, terutama persoalan cekcok mengenai perairan Natuna dengan Tiongkok. Optimisme terkait isu tersebut seiring dengan skor penilaian yang tinggi terhadap Kementerian Luar Negeri.

Respons yang berbanding terbalik terlihat pada isu korupsi di BUMN dan kementerian terkait. Pesimisme yang muncul atas isu itu justru tergambar dalam bentuk optimisme pada penilaian kinerja Kementerian BUMN. Kementerian BUMN yang mendapatkan menteri baru dari Presiden Jokowi masuk kelompok empat kementerian yang mendapat nilai di atas 7.

Bila ditelaah, penilaian tersebut cukup beralasan. Para tokoh publik menunjukkan keprihatinan atas aksi rasuah di tubuh BUMN. Meski begitu, ada kepercayaan yang tinggi terhadap Kementerian BUMN untuk menanganinya.

Kasus-kasus dugaan korupsi ataupun penyalahgunaan wewenang di BUMN yang terungkap belakangan justru ditemukan pemerintah dan diumumkan ke publik. Setelah kasus penyelundupan yang dilakukan petinggi PT Garuda Indonesia, Kementerian BUMN mengungkap dugaan korupsi fantastis di PT Asuransi Jiwasraya.

Penilaian publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sepanjang periode 100 hari pertama sedikit banyak menunjukkan adanya ketimpangan kinerja para pembantu presiden. Sejumlah kementerian mampu berlari kencang mengejewantahkan visi dan misi kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka itulah yang meraih nilai di atas 7.

Sebaliknya, ada pula kementerian yang hanya mampu berjalan. Kinerja mereka tetap positif, tetapi terlalu dekat dengan angka merah di rapor.

Berdasarkan jajak pendapat NRC Media Group, kementerian yang mendapat respons pesimisme terbesar meliputi Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Ketenagakerjaan.

Di kelompok kementerian koordinator, Kemenko Kemaritiman dan Investasi mendapat nilai terendah.

Masih banyak yang harus dibenahi. Seratus hari memang terhitung muda untuk masa pemerintahan lima tahun. Meski begitu, itu masa yang cukup panjang untuk menentukan perlu atau tidaknya koreksi, baik terhadap kebijakan maupun kepemimpinan instansi.

Idealnya, Presiden dikelilingi para pembantu yang seluruhnya mampu berlari untuk mewujudkan Nawacita. Ataukah, Presiden Jokowi ingin melambatkan langkah di periode kedua pemerintahannya? Semoga tidak.



Berita Lainnya
  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret