Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Langkah Tegas Membersihkan BUMN

06/12/2019 05:05

PEMECATAN Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Ashkara, oleh Menteri BUMN Erick Thohir, kemarin, sangatlah patut. Tindakan Dirut Ari yang menyelundupkan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton sangat tercela dan memalukan.

Kita mesti mengapresiasi tindakan Menteri BUMN. Tindakan pemecatan biasanya baru diambil setelah yang bersangkutan menjalani proses hukum. Bahkan, pemberhentian pejabat kadang baru dilakukan setelah ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Namun, berbeda dengan Menteri Erick. Ia langsung memecat sang dirut ketika penyelundupan baru terbukti dilakukan Ari berdasarkan penyelidikan pihak Bea dan Cukai.

Meski begitu, kasus itu tidak dapat dilihat sebagai kasus tunggal yang selesai dengan pencopotan satu orang. Tidak cukup pula meski kasus itu berlanjut ke meja hijau.

Kasus tersebut haruslah menjadi awal pembersihan kesemrawutan Garuda yang memang sudah berulang muncul. Bahkan, semestinya pula kasus penyelundupan motor gede atau moge ini menjadi tonggak baru pembersihan BUMN.

Hal itu bukanlah berlebihan mengingat sudah banyak contoh jika pengungkapan jaringan pejabat kotor berawal dari tergelincirnya mereka di kasus yang semula tampak tidak besar. Dalam kasus moge ini pun kepercayaan diri yang begitu besar, dengan membawa barang selundupan di pesawat yang baru dipesan, menunjukkan adanya permasalahan good coorporate governance yang serius di perusahaan penerbangan pelat merah tersebut.

Selama ini Garuda berulang kali mengalami masalah keuangan. Tahun lalu Garuda membuat skandal laporan keuangan yang kemudian diganjar sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI). Skandal itu berinti pada pelaporan pendapatan US$28 juta yang sebenarnya masih piutang.

Benar bahwa saat terungkapnya skandal itu pada Juni 2018 Ari belum menduduki jabatannya. Mantan Dirut Pelindo III itu baru memimpin Garuda setelah terpilih melalui RUPS luar biasa pada September 2018.

Namun, kasus Harley kali ini bisa jadi sinyal adanya budaya kotor yang tidak bisa dibenahi dengan hanya pergantian pucuk pimpinan.

Bicara skandal para direksi BUMN pun bukan soal baru. Pejabat yang sudah terjerat KPK antara lain mantan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro. Ia terjerat kasus suap pihak swasta dan sudah menerima vonis.

Sosok yang diduga pejabat kotor lainnya ialah Andra Y Agussalam, mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II. Ia tertangkap tangan menerima suap untuk proyek baggage handling system.

Mantan pejabat BUMN yang juga masih ditahan ialah Dolly Pulungan, yang terkena kasus dugaan suap distribusi gula saat menjabat Direktur Utama PTPN III. Bersamanya juga terjerat mantan Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah sempat mengungkapkan bahwa celah korupsi di BUMN dapat dibilang lebar. Selain karena mental buruk pejabat, praktik korupsi itu juga didorong budaya yang sudah berakar. Bahkan, 'uang pelicin' sudah jadi hal lumrah untuk kemulusan proyek.

Dengan histori cacat yang bukan baru di deretan BUMN, pembersihan mutlak jadi bagian program pembenahan BUMN. Kinerja BUMN jelas sangat dipengaruhi dari budaya governance di dalamnya. Tanpa pembenahan itu, perbaikan kinerja BUMN sulit diharapkan tercapai.



Berita Lainnya
  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.