Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pasokan Komponen Dunia Tersedot Infrastruktur AI, Asus Pastikan Harga Perangkat Konsumen di Indonesia Naik pada 2026

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 10:49
Pasokan Komponen Dunia Tersedot Infrastruktur AI, Asus Pastikan Harga Perangkat Konsumen di Indonesia Naik pada 2026
roses perakitan perangkat ASUS Expert Series di fasilitas manufaktur PT Sat Nusapersada Tbk di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/5/2025)(ANTARA/HO ASUS Indonesia)

KONSUMEN teknologi di Indonesia harus bersiap merogoh kocek lebih dalam pada 2026. Asus Indonesia mengonfirmasi akan melakukan penyesuaian harga pada sejumlah perangkat mereka, terutama di segmen consumer. Langkah ini diambil sebagai dampak langsung dari meroketnya harga komponen global, seperti RAM dan SSD.

Country Commercial Product Marketing ASUS Indonesia, Aldy Ramadiansyah, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini sulit dihindari karena margin pada sektor konsumen sudah sangat ketat.

“Pasti, kalau naik (harga) pasti. Kalau consumer pasti naik, karena mereka sudah tidak bisa subsidi silang,” ujar Aldy, dikutip Minggu (4/1).

Menunggu Restu Kantor Pusat

Meski kenaikan harga sudah dipastikan, Asus Indonesia saat ini masih menunggu keputusan final dari kantor pusat terkait waktu pengumuman resmi dan besaran nominalnya. 

Secara internal, pihak Asus telah merancang skema penyesuaian agar transisi harga tetap terkendali.

“Sekarang kami masih menunggu dan meminta saran ke Asus pusat terkait penyesuaian harga. Kami juga sudah siap membuat announcement (pengumuman), sekarang masih menunggu persetujuan dari pusat, karena merek-merek lain sudah melakukan announcement harga berubah,” tambah Aldy.

Aldy belum bisa merinci secara pasti berapa persentase kenaikan harga untuk tiap lini produk, mulai dari ponsel hingga laptop. Namun, ia menekankan bahwa tren kenaikan ini sejalan dengan kebijakan yang telah diambil oleh kompetitor di industri teknologi.

Efek Domino Infrastruktur AI

Pemicu utama di balik ketidakstabilan harga ini adalah lonjakan permintaan besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI). Proyek-proyek AI global membutuhkan kapasitas memori yang sangat besar, sehingga menyedot pasokan komponen dunia.

Kondisi ini menciptakan kelangkaan pasokan bagi perangkat konsumen harian seperti PC, laptop, dan smartphone. Fenomena kelangkaan ini sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak pertengahan 2025 dan diprediksi akan mencapai puncaknya serta berlanjut sepanjang 2026.

Berdasarkan data dari PCGamer, situasi ini telah dikonfirmasi oleh pemain industri lain seperti CyberPowerPC. Mereka mencatat angka kenaikan yang cukup mencengangkan: harga RAM melonjak hingga 500%, sementara harga SSD naik sebesar 100%.

Penyesuaian harga yang dilakukan Asus Indonesia merupakan respons atas dinamika global tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa ini bukanlah keputusan sepihak di tingkat lokal, melainkan konsekuensi logis dari meningkatnya biaya produksi perangkat di seluruh dunia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya