Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kembali mencetak sejarah. Sepanjang 2025, AI tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berbisnis, tetapi juga melahirkan puluhan miliarder baru di dunia teknologi.
Forbes dan berbagai media bisnis internasional mencatat, ledakan startup AI, data labeling, hingga agen AI telah menciptakan kekayaan dalam waktu singkat.
Berikut deretan 8 miliarder baru dari AI sepanjang 2025 yang paling menonjol dan banyak dibicarakan.
Nama Edwin Chen menjadi sorotan utama. Pendiri Surge AI, perusahaan pelabelan data untuk pelatihan model AI, ini tercatat sebagai miliarder AI baru terkaya di 2025.
Surge AI berperan penting dalam menyediakan data berkualitas tinggi untuk pengembangan large language model (LLM). Kekayaan Chen diperkirakan mencapai US$18 miliar.
Mantan eksekutif Meta dan Salesforce ini sukses mendirikan Sierra, startup agen AI untuk layanan pelanggan. Pertumbuhan bisnis Sierra yang agresif membuat Bret Taylor resmi masuk jajaran miliarder baru berkat AI.
Selain Bret Taylor, Clay Bavor juga menikmati lonjakan kekayaan dari Sierra. Perusahaan ini mengembangkan agen AI yang mampu menangani interaksi pelanggan secara otomatis dan personal, menjadikannya salah satu startup AI paling menjanjikan di 2025.
Mercor adalah platform berbasis AI yang fokus pada rekrutmen dan pelatihan talenta. Salah satu pendirinya, Brendan Foody, berhasil mencapai status miliarder seiring meningkatnya adopsi AI di sektor HR dan talent matching.
Rekan Brendan Foody di Mercor, Adarsh Hiremath, juga masuk daftar miliarder baru 2025. Inovasi Mercor dalam menilai dan mencocokkan kandidat kerja menggunakan AI membuat valuasi perusahaan melesat tajam.
Startup AI Lovable berkembang pesat berkat solusi AI generatif yang mereka tawarkan. Anton Osika, salah satu pendirinya, resmi menjadi miliarder baru seiring meningkatnya permintaan terhadap produk AI yang user-friendly.
Selain Anton Osika, Fabian Hedin juga menikmati lonjakan valuasi Lovable. Keduanya menjadi contoh bagaimana startup AI Eropa mampu bersaing di level global dan mencetak miliarder baru.
Perusahaan ElevenLabs, yang bergerak di bidang AI generatif suara, mencatat pertumbuhan luar biasa sepanjang 2025. Salah satu pendirinya, Mati Staniszewski, masuk daftar miliarder baru berkat popularitas teknologi voice AI di industri media, game, dan hiburan.
Menurut laporan Forbes, lebih dari 50 miliarder baru lahir dari industri AI sepanjang 2025. Deretan nama di atas merupakan yang paling menonjol dan banyak disorot media global. Mulai dari data labeling, agen AI, rekrutmen berbasis AI, hingga AI generatif audio, semuanya menjadi sumber kekayaan baru.
Fenomena ini menegaskan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan mesin ekonomi yang nyata dan sangat menguntungkan. (Forbes/Z-10)
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved