Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Menyongsong 2026: Ini 5 Keterampilan Teknologi Krusial yang Wajib Dikuasai

Basuki Eka Purnama
23/12/2025 21:51
Menyongsong 2026: Ini 5 Keterampilan Teknologi Krusial yang Wajib Dikuasai
Ilustrasi(Freepik)

LANSKAP teknologi dunia telah bertransformasi secara radikal. Bermula dari konsep mesin berpikir di era 1950-an, kini kita berada di masa keemasan kecerdasan buatan (AI) generatif yang mampu memproses teks, suara, hingga visual secara bersamaan. 

Di Indonesia, transformasi ini tidak lagi sekadar membantu pekerjaan administratif, melainkan mendefinisikan ulang cara organisasi membangun produk digital dan berinovasi.

Memasuki 2026, keterampilan teknologi bukan lagi menjadi nilai tambah semata, melainkan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap individu di berbagai sektor. 

Menanggapi tantangan tersebut, platform IBM SkillsBuild menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi gratis untuk membekali tenaga kerja dengan lima keterampilan esensial berikut:

1. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

AI diprediksi akan menjadi bagian permanen dalam operasional bisnis. Individu diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi memahami cara kerja neural networks dan mampu membangun serta menguji model machine learning. Pemahaman mengenai dampak AI di berbagai sektor menjadi kunci untuk menciptakan solusi yang inovatif dan efisien.

2. Keamanan Siber (Cybersecurity Analyst)

Seiring dengan masifnya digitalisasi, ancaman serangan siber menjadi risiko nyata bagi organisasi. Keterampilan dalam mendeteksi taktik penyerang, memahami social engineering, serta kemampuan merespons serangan sangat dibutuhkan. 

Melalui sertifikasi seperti Fortinet Certified Fundamentals (FCF), individu dapat membuktikan kompetensi mereka dalam menjaga integritas sistem pertahanan digital.

3. Analisis Data (Data Analyst)

Data adalah aset berharga dalam pengambilan keputusan. Penguasaan terhadap Big Data, metodologi analitik, serta bahasa pemrograman Python untuk ilmu data menjadi mutlak. Kemampuan untuk mengidentifikasi pola dan tren tersembunyi akan membantu organisasi bergerak lebih presisi di pasar yang kompetitif.

4. Manajemen Proyek (Project Manager)

Teknologi tinggi tetap membutuhkan koordinasi yang matang. Manajer proyek di masa depan harus menguasai siklus hidup proyek secara utuh—dari perencanaan hingga penutupan. Fokus utamanya adalah efektivitas pengelolaan tim dan waktu guna memastikan setiap inovasi teknologi memberikan hasil nyata.

5. Desain Pengalaman Pengguna (UX Designer)

Produk digital yang canggih tidak akan berguna tanpa pengalaman pengguna yang baik. Desainer UX dituntut mampu menerapkan pendekatan story-based design yang mengutamakan kebutuhan pengguna, aksesibilitas, dan navigasi yang responsif agar produk digital tetap relevan dan mudah digunakan.

Sebagai langkah praktis menjelang akhir 2025, penguasaan keterampilan ini melalui sertifikasi daring dapat menjadi modal kuat bagi siapa pun yang ingin tetap relevan di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berkembang. Investasi pada peningkatan keterampilan (upskilling) hari ini adalah kunci untuk menghadapi persaingan global di tahun-tahun mendatang. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik