Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Harga Bahan Pokok di DIY Melejit termasuk Cabai, Pemerintah Dituntut Segera Kendalikan Harga

Ardi Teristi Hardi
11/2/2026 15:51
Harga Bahan Pokok di DIY Melejit termasuk Cabai, Pemerintah Dituntut Segera Kendalikan Harga
Ketua Komisi B DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Andriana Wulandari(Dok Istimewa)

KETUA Komisi B DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Andriana Wulandari mengingatkan pemerintah agar segera melakukan pengendalian harga. Pasalnya, jika kenaikan harga ini dibiarkan terus menerus, hal ini bisa berpotensi menekan daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, apabila tidak diantisipasi secara cepat dan terkoordinasi.

Beberapa komoditas strategis naik menjelang Tahun Baru Imlek dan Bulan Ramadan. Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu perkilogram menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah perkilogram menjadi Rp90 ribu per kg, dan harga daging ayam yang biasanya Rp30 ribu menjadi Rp 38 sampai Rp40 ribu per kg. 

Selain itu, sayur-sayuran hijau juga mengalami kenaikan harga rata-rata 500 rupiah.

"Kondisi ini perlu menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga selama Ramadhan hingga Idulfitri," ungkap dia di Gedung DPRD DIY, Rabu (11/2).

Perempuani yang akrab dipanggil Mbak Ndari ini menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus segera mengambil langkah konkret. Pertama, penguatan operasi pasar* dan stabilisasi harga bahan pokok.

"Kedua, pengawasan ketat rantai distribusi untuk mencegah penimbunan dan spekulasi," tegas dia.

Ketiga, koordinasi lintas OPD dan Bulog segera dilakukan agar pasokan tetap terjaga selama Ramadan.

“Momentum Ramadan seharusnya tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Negara harus hadir memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau,” tegas dia.

Selain itu, transparansi informasi harga dan stok pangan kepada publik perlu diperkuat agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

"Di sisi lain, saya juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu gejolak harga di pasar," ungkap dia.

Komisi B DPRD DIY akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok, serta siap memberikan dukungan anggaran maupun regulasi yang diperlukan demi menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi kepentingan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya