Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KECERDASAN Buatan (AI) kini bukan lagi merupakan hal yang asing. Teknologi ini telah menjadi bagian nyata dari kehidupan sehari-hari, memengaruhi cara seseorang belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan dunia.
Menjelang tahun 2026, penting bagi para pelajar untuk menyesuaikan diri serta meningkatkan kompetensi dengan menggunakan berbagai alat berbasis AI guna tetap unggul di tengah perkembangan zaman yang pesat.
Terlepas dari bidang studi yang ditekuni, baik itu teknologi, bisnis, kesehatan, maupun seni kemampuan dalam mengoperasikan alat-alat AI akan menjadi nilai tambah yang signifikan.
ChatGPT telah mengubah cara pelajar dalam memahami materi dan menyelesaikan berbagai tugas akademik. Melalui teknologi percakapan berbasis AI, alat ini mampu memberikan jawaban atas pertanyaan kompleks, membantu dalam penulisan esai, hingga memfasilitasi persiapan ujian.
Keunggulan:
Grammarly bukan hanya alat pemeriksa ejaan dan tata bahasa, melainkan juga platform berbasis AI yang dapat menyempurnakan kejelasan struktur kalimat, pilihan kata, serta nada tulisan.
Alat ini sangat relevan bagi pelajar yang ingin meningkatkan kualitas komunikasi tertulis, baik untuk kepentingan akademik maupun profesional.
Keunggulan:
Notion AI merupakan platform multifungsi yang menggabungkan pencatatan, manajemen tugas, dan dukungan AI dalam satu sistem terpadu.
Alat ini sangat berguna bagi pelajar dalam mengatur materi pembelajaran, membuat ringkasan otomatis, serta mengelola berbagai proyek atau tugas kelompok.
Keunggulan:
Canva kini dilengkapi dengan fitur AI yang memungkinkan pembuatan desain visual menjadi lebih cepat dan menarik. Mulai dari tugas presentasi, resume, hingga konten kreatif lainnya, Canva AI membantu pelajar menghasilkan karya visual berkualitas tinggi tanpa memerlukan keahlian desain profesional.
Keunggulan:
QuillBot merupakan alat berbasis AI yang dirancang untuk membantu dalam memparafrase dan meringkas teks dengan tetap mempertahankan makna asli. Alat ini sangat berguna bagi pelajar dalam menulis karya ilmiah, membuat konten bebas plagiarisme, serta memperbaiki struktur kalimat.
Keunggulan:
Alat-alat berbasis kecerdasan buatan semakin berperan penting dalam dunia pendidikan. Dengan memahami dan menguasai lima alat AI tersebut sebelum memasuki tahun 2026, pelajar dapat meningkatkan kualitas proses belajar, menjadi lebih produktif, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Penguasaan teknologi ini akan menjadi bekal penting untuk bersaing dan berkembang di era digital yang terus berubah.
Sumber: theprimestep.com
Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas mahasiswa
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Alphabet (Google) berencana menghimpun dana melalui obligasi untuk mendanai infrastruktur AI.
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Individu yang menggunakan chatbot AI setiap hari memiliki risiko sekitar 30% lebih tinggi mengalami depresi tingkat sedang atau lebih berat.
Guru dan pakar peringatkan "erosi" kemampuan mengeja pada siswa. Penggunaan autocorrect dan ChatGPT disebut memperparah penurunan literasi dasar.
Langkah ini diambil OpenAI untuk mendukung keberlanjutan akses gratis serta mendanai peluncuran paket langganan murah bertajuk ChatGPT Go.
Jika ChatGPT (OpenAI) masih memegang mahkota untuk urusan koding dan penulisan akademis, gelar "Raja Tren Sosial" kini mutlak dipegang oleh Grok, AI besutan xAI milik Elon Musk.
Jika Anda bingung memilih antara Grok (milik Elon Musk/xAI) dan ChatGPT (milik OpenAI), jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda. Ini letak perbedaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved