Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
LANSKAP pendidikan tinggi teknologi di Amerika Serikat tengah mengalami pergeseran tektonik. Jurusan Ilmu Komputer (CS) konvensional, yang selama dekade terakhir dianggap sebagai "jalur pasti" menuju kemakmuran, kini mulai kehilangan daya tariknya.
Data terbaru menunjukkan penurunan signifikan pendaftaran mahasiswa baru di jurusan tersebut, justru di saat minat kuliah secara nasional sedang meningkat.
Laporan dari San Francisco Chronicle mengungkap fakta mengejutkan: University of California (UC) mencatat penurunan pendaftaran jurusan Ilmu Komputer sebesar 6% dalam dua tahun terakhir, menyusul tren negatif 3% pada periode sebelumnya.
Padahal, menurut National Student Clearinghouse Research Center, pendaftaran perguruan tinggi secara nasional sebenarnya naik 2%. Fenomena ini mengindikasikan bahwa mahasiswa bukan menjauhi bangku kuliah, melainkan secara sadar menghindari kurikulum ilmu komputer tradisional.
Ada dua faktor utama yang mendorong migrasi besar-besaran ini:
"Orang tua kini mengarahkan anak-anak mereka menjauh dari ilmu komputer tradisional yang rentan otomatisasi," ujar David Reynaldo dari College Zoom. Sebagai gantinya, minat beralih ke jurusan yang memiliki aspek manual atau fisik yang kuat, seperti Teknik Mekanik dan Teknik Elektro.
Tiongkok tampak lebih gesit merespons perubahan ini. Sebanyak 60% mahasiswa dan pengajar di sana telah mengintegrasikan alat AI dalam keseharian mereka. Institusi seperti Zhejiang University bahkan telah mewajibkan mata kuliah AI bagi seluruh mahasiswanya.
Meski tuntutan pasar sangat nyata, transformasi ini tidak tanpa hambatan. Di UNC Chapel Hill, terjadi ketegangan antara pihak rektorat yang mendorong adopsi AI dengan para dosen yang masih mempertahankan metode lama.
Chancellor Lee Roberts menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh dilarang menggunakan AI untuk meningkatkan kemampuan mereka. Perdebatan yang awalnya berkisar pada "pelarangan ChatGPT" kini telah bergeser menjadi urgensi "perancangan kurikulum berbasis AI."
Dunia pendidikan tinggi kini berada di persimpangan jalan. Ilmu Komputer tidak mati, namun ia sedang berganti wajah menjadi disiplin ilmu yang lebih interdisipliner, praktis, dan tersinkronisasi dengan revolusi kecerdasan buatan.
Sumber: MSN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved