Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Cinta (Gercin) Indonesia mengutuk keras aksi penusukan yang dilakukan kepada pejabat negara
"Kasus ini bukan lampu kuning, tapi sudah lampu merah. Intelijen kecolongan. Teroris telah menyampaikan message (pesan) melalui aksi nyata," ujar Suhendra.
Berdasarkan keterangan salah seorang tetangga pelaku bernama Mira, pria yang akrab disapa Alam ini merupakan mahasiswa lulusan di salah satu universitas di Kota Medan.
Yang diserang adalah simbol negara. Itu artinya, yang diserang hakikatnya adalah keamanan negara, keamanan masyarakat.
Densus 88 masih mendalami keterlibatan pelaku penyerangan Wiranto bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara, dengan jaringan kelompok terorisme di Indonesia.
"Masih dalam pemeriksaan internal dan ada prosedur kode etik, pastinya kita rekomendasikan diberhentikan," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/10).
Tersangka MN juga disangkakan dengan pasal 199 KUHP yaitu berkumpul merencanakan tindakan kejahatan dan juga terkait Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951
Tim dari Densus 88 masih mendalami kemungkinan Bripda Nesti membocorkan informasi tentang kepolisian kepada JAD tersebut.
Ancaman nyata lain yang akan dihadapi ialah bencana alam, pelanggaran wilayah perbatasan, perompakan, pencurian kekayaan alam, wabah penyakit, serangan siber, spionase, serta narkoba.
Abdul Basith mendanai dua ahli perakit bom yang berasal dari Papua dan Ambon. Abdul mengeluarkan uang Rp8 juta untuk mendatangkan kedua orang tersebut.
Abdul Basith ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan beberapa hari. Dia menjadi tersangka atas perencanaan aksi teror pada kegiatan Mujahid 212.
Dedi menjelaskan bahwa S alias Laode memiliki kemampuan merakit bom dan membuat molotov.
Barang berbahaya itu rencananya digunakan AB dan kelompoknya untuk menyusup dan menebar teror di kegiatan Mujahid 212 di Monas pada Minggu (29/9).
Dedi mengakui selain memintai keterangan sejumlah orang, penyidik Polda Metro Jaya juga telah mendalami alat bukti yang ditemukan di lapangan.
Dosen IPB itu adalah satu dari enam orang yang ditangkap Tim Jatanras Krimum Polda Metro Jaya dan Densus 88, Sabtu (28/9).
Dari informasi yang diperoleh, AB ditangkap di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
Berdasarkan data di mesin pencariaan Google, AB adalah motivator bidang kepemimpinan, manajemen, kewirausahaan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia.
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono ketika dikonfirmsi membenarkan penindakan yang dilakukan Densus di wilayahnya itu.
Sementara satu lainnya telah dilepaskan dan dipulangkan ke Indonesia karena ditemukan tidak memiliki hubungan aktif dengan jaringan terorisme atau radikalisme.
Abu Zee juga berperan mengajarkan bela diri setiap Minggu sore kepada anggota JAD Bekasi, di Perumahan Cluster Paris Residence.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved