Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SISI lain dari kehidupan Syahrial Alamsyah, pria pelaku penikaman terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, juga terungkap bahwa yang bersangkutan sudah lama tidak harmonis dengan saudaranya.
Risnawati, kakak ipar Syahrial, mengatakan, Syahrial sejak lama sudah putus komunikasi dengan para saudaranya.
"Dia bahkan tidak melihat jenazah abangnya saat meninggal," tutur Risna, Kamis (10/10) malam.
Sepeninggal suaminya, Risna sekeluarga juga tidak pernah berkomunikasi dengan Syahrial. Bahkan, saat Syahrial masih tinggal di Jalan Alfaka VI, ia juga tidak pernah ke rumah abangnya, almarhum Sukarman.
Baca juga: Penikam Wiranto: Alumnus USU, Pernah Dipenjara dan Gemar Mabuk
Padahal, rumah mereka berdekatan. Risna dan keluarga tinggal di Jalan Alfaka V. Menurut Risna, Syahrial adalah anak kedelapan dari sembilan bersaudara. Almarhum suami Risna merupakan anak sulung.
Sepengetahuan Risna, Syahrial dan keluarganya pindah dari Medan setelah mendapat ganti rugi. Rumah yang mereka tinggali terkena proyek pembangunan jalan tol.
Dari rekaman video yang beredar di tengah publik, Syahrial menjadi pelaku percobaan pembunuhan terhadap Wiranto di Alun-Alun Menes, Kabupaten Pandegelang, Kamis (10/10). (OL-1)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Kompensasi itu diberikan karena Wiranto dianggap se bagai korban dari tindak pidana terorisme
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memerintahkan Kemenkeu memberikan kompensasi Rp37 juta kepada mantan Menkopolhukam Wiranto sebagai korban terorisme
Binsar menjelaskan, ada tiga terdakwa dalam kasus itu yakni Samsudin alias Ending, Fitri Diana alias Fitri Adriana, dan Syahrial Alamsyah alias Abu Hara.
Tetapi, dia menegaskan akan tetap menjalankan tugas sebagai Menko Polhukam sampai pelantikan kabinet baru.
"Terus terang ya saya membolos dari RS untuk bertemu dengan keluarga besar Kemenko Polhukam dalam rangka melaksanakan silaturahim pengakhiran tugas."
Wiranto keluar dengan berjalan kaki dengan ditemani istrinya dan juga dokter kepresidenan yang merawat Wiranto, yakni Terawan. Ia juga bersalaman dengan Terawan sebelum memasuki mobil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved