Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia. Sepanjang 2026, angka vonis hukuman mati terhadap terdakwa narkoba di wilayah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan provinsi lain.
Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumut, Jurist, mengungkapkan bahwa ketegasan ini merupakan komitmen tanpa kompromi untuk memberantas peredaran gelap narkotika.
"Awal tahun 2026 saja sudah ada 24 tersangka yang divonis mati, sementara sepanjang 2025 tercatat seratusan orang. Keinginan kita adalah para bandar ini diberangus. Jika minta pendapat saya, ya saya bilang mati," tegasnya di Medan, Rabu (25/2).
Sejalan dengan ketegasan di meja hijau, Polda Sumut juga terus menggencarkan operasi di lapangan. Sepanjang periode Januari hingga 22 Februari 2026, kepolisian telah mengungkap 923 kasus dengan mengamankan 1.118 tersangka.
Barang bukti yang disita mencakup sabu-sabu sebanyak 179,95 kilogram, ganja kering 155,40 kilogram dan pil ekstasi 59.168 butir. Kemudian ketamin serbuk 24,74 kilogram serta ratusan unit vape mengandung narkotika dan ketamin cair.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi menyatakan, penyitaan ratusan kilogram narkotika tersebut memiliki dampak sosial yang masif bagi masyarakat.
"Dari total barang bukti yang diamankan, kami memperkirakan sebanyak 1.480.551 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba," katanya.
Polda Sumut memastikan langkah pemberantasan akan terus diintensifkan melalui strategi penguatan intelijen dan kolaborasi lintas sektor. Meski ada tantangan dalam proses hukum, aparat penegak hukum di Sumut diklaim tetap pada posisi tegak lurus untuk menekan peredaran narkotika melalui hukuman yang maksimal. (YP/E-4)
KAPOLDA Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto menyatakan jajarannya telah menyita barang bukti narkoba seberat 1,3 ton sepanjang 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved