Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
JA yang berusia 14 tahun diduga dipersiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri.
R alias Putra menjadi mastermind kelompok jaringan media sosial Telegram,
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mengatakan negara tidak boleh kalah melawan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air.
DETASEMEN Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap sedikitnya 22 tersangka teroris di sejumlah daerah dalam kurun 10-14 Oktober 2019.
Belum diketahui apakah cairan kimia itu digunakan untuk membuat bom atau akan digunakan untuk kepentingan lain.
Penangkapan LT ini masih berkaitan dengan YF yang ditangkap pada Minggu (13/10) malam dan terduga lain di Cirebon serta Indramayu.
Dari hasil penggeledahan Densus 88, ditemukan beberapa barang bukti berupa satu berwarna putih dan loreng yang isinya ponsel bekas beberapa kertas catatan dan beberapa botol gas.
Kelompok ini disebut melakukan amaliyah secara independen sesuai kemampuan masing-masing anggota.
Ada beberapa terduga teroris yang bertempat tinggal di Bekasi. Namun, pihaknya mengaku kesulitan mengeidentifikasi keberadaan teroris yang bersembunyi di tenga-tengah warga.
Penangkapan dilakukan menyusul terjadinya insiden penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.
Densus 88 langsung bertolak ke rumah warga lainnya berinisial AA. Terduga teroris ini melarikan diri saat dilakukan penggerebekan.
Reza Nurjamil meninggal dunia setelah mengalami muntah-muntah. Ia dirawat di rumah sakit di Cilacap selama dua hari, namun nyawanya tidak tertolong.
Dikatakan, saat ini radikalisme sudah ada di mana-mana. Ada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Bima, Sulawesi Tengah, dan lain-lain.
Ma'ruf berharap ke depan penanganan radikalisasi, intoleransi, dan terorisme bisa dilakukan secara lebih intensif, baik dari segi struktural mau pun kultural.
Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah barang bukti berkaitan dengan Khilafatul Muslimin ditemukan.
Siswo menyebut Densus 88 telah mengamankan beberapa barang bukti. Namun, ia enggan merinci apa saja barang bukti tersebut.
Penangkapan ini tak jauh dari lokasi penggeledahan rumah kontrakan di RT 02 RW 04, Nomor 88, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/10).
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror berhasil menangkap satu terduga teroris berinisial TH di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (11/10).
Nesti juga secara aktif terlibat dalam jaringan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) Bekasi. Untuk diketahui, JAD Bekasi dipimpin oleh Abu Zee yang sudah ditangkap pada 23 September 2019.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved