Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak terima Kota Bekasi dikaitkan dengan penangkapan terduga teroris. Dia enggan daerah yang dipimpinnya selama dua periode dianggap sebagai sarang teroris.
"Pemberitaan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi harus dibedakan, jangan hanya ditulis Bekasi-nya saja. Bekasi dicap sebagai sarang teroris, Bekasi kan ada dua, kota dan kabupaten," kata Rahmat saat ditemui di kantornya, Senin (14/10).
Rahmat mengaku, ada beberapa terduga teroris yang bertempat tinggal di Bekasi. Namun, pihaknya mengaku kesulitan mengeidentifikasi keberadaan teroris yang bersembunyi di tenga-tengah warga.
"Di kota yang plural ini memang sulit untuk bisa mengidentifikasi masalah itu," imbuhnya.
Untuk itu, menurut Rahmat, pentingnya untuk melakukan pembaruan data penduduk. Terutama untuk pendatang baru diwajibkan untuk melapor ke aparat lingkungan setempat.
"Minimal ada updating data selama satu bulan sekali," kata dia.
Baca juga: Pekan Depan, Pemprov DKI Targetkan UMP Disahkan
Bukan itu saja, Rahmat mengimbau kepada seluruh warganya untuk bisa peka dengan lingkungan sekitar. Terutama, saat ada pendatang baru yang bersikap, aneh mereka diminta untuk segera melapor ke aparat yang berwenang.
"Ada yang datang lapor dengan berperilaku aneh itu jangan didiamkan. Dan sekali lagi itu tadi, judge-nya Bekasi itu aduh,” ujar Rahmat.
Sebelumnya, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah menggeledah rumah kontrakan terduga teroris Noval Agus Syafroni atau NAS di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi.
Penggeledahan ini merupakan rangkaian penyelidikan kasus penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, beberapa waktu lalu.
Ketika rumah kontrakan tersebut digeledah, ditemukan sejumlah buku, seperti buku panduan jihad, dabiq buku IS, buku Al-Khilafah, serta buku-buku lainnya. NAS sendiri diketahui ditangkap tanpa perlawanan di Bandar Lampung. (OL-1)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved