Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR kembali merendam sejumlah titik di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/1) pagi. Genangan air terjadi akibat intensitas hujan sedang hingga tinggi sejak dini hari dan peningkatan tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, terdapat 15 titik banjir yang tersebar di 7 kecamatan. Sirene peringatan dini banjir juga sempat berbunyi pada Rabu (28/1) malam akibat luapan Kali Bekasi.
"BPBD melaporkan telah terjadi genangan air di sejumlah wilayah Kota Bekasi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak dini hari dan juga kiriman," kata Idham dalam keterangannya.
Adapun wilayah yang terdampak banjir kali ini merupakan daerah langganan apabila kali meluap dan curah hujan tinggi. Tujuh kecamatan itu ialah Pondokgede, Bekasi Utara, Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan. Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga 150 cm.
"Genangan terpantau di beberapa kecamatan dengan ketinggian bervariasi antara 10 cm hingga 150 cm," ujar Idham.
Dari 15 titik genangan, tiga di antaranya disebabkan oleh banjir kiriman, yaitu di Kampung Lebak Telukpucung (Bekasi Utara), Kampung Lengkak (Bekasi Timur), dan Gang Mawar (Bekasi Timur). BPBD terus memantau perkembangan dan melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak. (Z-10)
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved