Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dampak Banjir Gunungkidul Hari Ini: Belasan Rumah di Ngawen Rusak Berat

Media Indonesia
18/2/2026 11:24
Dampak Banjir Gunungkidul Hari Ini: Belasan Rumah di Ngawen Rusak Berat
Ilustrasi(ANTARA)

 

Bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang menerjang Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (17/2/2026) sore, meninggalkan dampak kerusakan materiel yang signifikan. Berdasarkan pendataan terbaru BPBD Gunungkidul pada Rabu (18/2/2026), belasan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan fisik akibat hantaman material batu dan lumpur.

Wilayah terdampak paling parah berada di Padukuhan Jono dan Padukuhan Pule, Kalurahan Tancep. Aliran air bah yang membawa material longsoran dari perbukitan meluncur deras ke arah pemukiman warga saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari tiga jam.

Rincian Kerusakan Rumah dan Fasilitas

BPBD Gunungkidul mencatat kerusakan bangunan yang cukup masif di titik bencana. Berikut adalah rincian dampak kerusakan sementara:

  • Rumah Tinggal: Sebanyak 15 unit rumah terdampak; 5 unit rusak berat (dinding jebol dihantam batu raksasa) dan 10 unit rusak ringan hingga sedang.
  • Kendaraan: Sejumlah sepeda motor milik warga dilaporkan rusak akibat terseret arus air bah dan tertimbun material kayu.
  • Fasilitas Umum: Satu bangunan masjid di Kalurahan Tancep terendam lumpur pekat, menghambat aktivitas ibadah warga setempat.
  • Infrastruktur: Akses jalan antar-padukuhan di wilayah Tancep terputus total akibat tumpukan batu berdiameter hingga dua meter dan batang pohon.

Status Pengungsian dan Logistik

Hingga saat ini, sebanyak 35 jiwa masih bertahan di posko pengungsian darurat yang dipusatkan di Balai Kalurahan Tancep dan Balai Padukuhan Wonosari. Warga belum diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing mengingat potensi longsor susulan masih tinggi.

Kebutuhan Mendesak Keterangan
Logistik Makanan Sangat Dibutuhkan (Terutama makanan siap saji)
Alat Kebersihan Sekop dan cangkul untuk pembersihan lumpur
Perlengkapan Tidur Matras dan selimut tambahan bagi lansia/anak-anak

Kapolsek Ngawen, AKP Arif Heriyanto, menyatakan bahwa personel gabungan TNI, Polri, dan relawan saat ini sedang berupaya membuka akses jalan secara manual sembari menunggu bantuan alat berat. Estimasi kerugian materiel akibat bencana ini diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.

Peringatan: Warga di zona merah longsor Ngawen diimbau tetap waspada seiring prakiraan BMKG yang menunjukkan adanya potensi hujan petir di wilayah Gunungkidul pada siang hingga sore hari ini.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya