Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mengatakan negara tidak boleh kalah melawan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air.
“Saat ini Indonesia sudah darurat terorisme dan radikalisme karena selama ini kita bersikap terlalu ramah kepada mereka. Maka, demi menyelamatkan NKRI, menyelamatkan seluruh bangsa Indonesia, sekecil apa pun yang mereka lakukan (terorisme) harus ditindak tegas,” cetus Said dalam keterangannya, kemarin.
Said menuturkan bahwa tindakan terorisme ialah tindakan biadab yang jauh dari norma, agama, dan akhlakul karimah. Bahkan, agama apa pun tidak mengajarkan tin-dakan biadab mereka.
Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo mengatakan radikalisme sudah mengancam keutuhan bangsa dan negara.
“Karena paham radikal ingin mengubah Pancasila yang telah menjadi kesepakatan bangsa ini. Maka, ke depan tantangan kita ialah bagaimana memperkuat ideologi Pancasila dalam praktik kehidupan berbangsa dan bertanah air,” ujarnya.
Benny mengingatkan radikalisme tidak berdiri sendiri. Radikalisme muncul akibat dari tata dunia yang tidak beradab, tidak adil, tata dunia yang dipenuhi permusuhan, tata dunia yang dipenuhi marginalisme, dan cara melihat agama hanya dalam bahasa satu kebenaran. Hal itu harus dilawan dengan memperkuat gerakan kebudayaan.
Polres Metro Bekasi, kemarin, menyebar spanduk berisi imbauan dan penolakan paham radikal dan aksi terorisme di Kabupaten dan Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Kita pasang 60 spanduk berisikan tentang imbauan dan peringatan bahaya dan menolak paham radikal dan aksi terorisme,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara.
Candra menyebut pemasangan spanduk itu bertujuan mengingatkan masyarakat akan bahaya gerakan kelompok radikal dan aksi terorisme.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengimbau warganya agar peka dengan lingkungan sekitar. Terutama saat ada pendatang baru yang bersikap aneh, mereka diminta segera melapor ke aparat. (Ant/Gan/P-2)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Yayasan Muslim Sinar Mas atau YMSM menegaskan komitmennya melalui wakaf mushaf Alquran untuk masyarakat luas.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved