Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 meningkatkan kasus stunting di Indonesia dan mengancam terkoreksinya target penurunan stunting 14% dari total angka kelahiran anak pada 2024.
Pandemi covid-19 yang telah berlangsung sekitar enam bulan di Indonesia menimbulkan dampak negatif bagi berbagai sektor, terutama kesehatan dan gizi masyarakat.
PEMENUHAN gizi bagi setiap keluarga sangat penting untuk mencegah stunting (tengkes).
Terdapat 10% anak yang konsumsi kalori hariannya kurang dari batas normal yakni 1.400 kilo kalori/hari.
Usia lima tahun pertama adalah masa penting bagi pertumbuhan anak.
KEMENTERIAN Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyarankan perlunya melakukan pendekatan orang
Menurut Basitha, banyak yang menyangka isu stunting hanya untuk orangtua dan pasangan yang sudah menikah.
Kepala Desa Simpang Pesak sangat mengapresiasi semangat istri orang nomor satu untuk berkunjung kedua kalinya ke Desa Simpang Pesak dan memotivasi masyarakatnya.
Intervensi masalah stunting di Kabupaten Kupang dimulai dari remaja. Upaya ini dilakukan oleh Dinkes Kabupateng Kupang bekerja sama dengan Unicef dalam program Gizi Remaja.
I-PLAN Business Innovation Challenge untuk mencari dan mendapatkan inovasi produk makanan lokal untuk menurunkan risiko anemia dan stunting.
Data kasus stunting di Kota Bengkulu, Bengkulu, mencapai 94 orang atau sebesar 4,7 persen pada 2019 masih jauh dibawah standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan yakni, 20 persen.
BKKBN menekan edukasi terkait ASI eksklusif harus digencarkan terhadap pasangan usia subur sebelum menikah. Mengingat, ada sekitar 2 juta pasangan usia subur dalam setahun.
ASI menyangkut pola makan dan konsumsi. Ekologi mulai dari menyusui karena alami. Praktik menyusui tidak hanya melindungi kesehatan ibu dan anak tapi juga bumi.
Merujuk pada ambang batas yang ditetapkan WHO (20%), Indonesia masih tergolong sebagai negara dengan prevalensi stunting yang tinggi.
Jumlah kasus stunting hingga Juli 2020 mencapai 933 orang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 lalu mencapai 1000 orang lebih.
Dalam enam tahun terakhir kasus stunting turun cukup signifikan. Pada 2024 angkanya ditargetkan menjadi 14%.
Juliari mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam hal edukasi dan sosialisasi stunting kepada masyarakat.
Data Bapelitbangda Kabupaten Lembata tahun 2020 menunjukkan ada 10.273 balita dan 1.925 balita di antaranya mengalami stunting.
Ke-10 provinsi itu adalah NTT, NTB, Sulbar, Sulteng, Gorontalo, Kalteng, Kalsel, Kalbar, dan Daerah Istimewa Aceh.
Berdasarkan data Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK), hingga 2019 baru ada 70% kabupaten/kota yang mempunyai regulasi dan baru 39% yang mempunyai strategi komunikasi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved