Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemkab Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengalokasikan refocusing anggaran pada tahun 2021 senilai Rp153 miliar untuk penanganan covid-19.
PAGU Dana Desa 2021 untuk Sulawesi Selatan sebesar Rpp2.372.802.818.000, yang diperuntukkan bagi 144 desa. Namun hingga Februari baru dicairkan Rp48.207.406.602. atau 6%.
Seperti diketahui, pemangkasan tersebut terjadi setelah ada instruksi dari Kementrian Keuangan melakukan refocusing anggaran 2021 soal pembiayaan vaksin Covid-19.
"Karena pemeriksaannya secara menyeluruh, kami sudah mendapatkan gambaran anggaran penanganan Covid-19 yang mencapai Rp1.035,2 triliun," kata Bambang.
DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menyetujui dan mengetok anggaran bidang kesehatan dalam APBD 2021 sebesar Rp65 miliar atau naik 250 persen dari anggaran kesehatan tahun sebelumnya
Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, per 11 November 2020, anggaran yang telah terealisasi mencapai Rp386,01 triliun atau 55,5%
Di tengah ancaman resesi yang dihadapi, usaha menggenjot belanja pemerintah agar perekonomian segera pulih merupakan sebuah keharusan.
Sejauh ini belum ada pelaksanaan audit untuk melihat efektivitas kebijakan dan transparansi anggaran hingga perlindungan sosial bagi seluruh warga DKI.
Penyakit akut birokrasi kita. Anggaran lebih suka ditumpuk ketimbang disalurkan ke masyarakat
Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp695 triliun. Sedangkan pemerintah daerah sebesar Rp78 triliun dan dana desa sebanyak Rp28 triliun.
Anggaran untuk penanggulangan covid-19 di Provinsi Riau dialokasikan Rp475 miliar. mulai disorot masyarakat. Baik mahasiswa maupun DPR mempertanyakan pemanfaatan anggaran tersebut.
Pemerintah mempercepat realisasi anggaran di kementerian/ lembaga dan pencairan belanja agar pada kuartal III 2020 ekonomi dapat ke level positif.
Sampai sekarang, tingkat penyerapan anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Cianjur yang dialokasikan sekitar Rp100 miliar dan sudah dipakai 70%.
Pada tahun ini, total APBD Riau mencapai Rp12,379 triliun, naik 30,38 persen dari APBD 2019 yang Rp9,494 triliun. Namun penyerapan anggaran baru 47 persen.
Persoalan yang dialami di birokrasi antara lain lambannya proses perencanaan dan penganggaran, data yang tidak akurat, hingga keterlambatan pengadaan barang dan jasa.
Dari total dana yang disediakan mencapai Rp695,2 triliun, per 22 Juli, anggaran yang tersalur baru Rp135 triliun atau 19%.
Biar cepat habis, dueit anggaran aku SERAP di rumah...
Penyerapan anggaran yang paling besar ialah untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yakni Rp2,9 triliun. Adapun insentif perpajakan bidang kesehatan masih berkisar Rp1,4 triliun.
Kemendagri juga meminta daerah yang belum melaporkan penyesuaian APBD tersebut kepada pemerintah pusat.
Jangan sampai uang pembangunan Rp106 miliar ini dilakukan, tapi esensinya tidak maksimal karena dipaksakan
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved