Sabtu 03 Oktober 2020, 07:16 WIB

Anies Harus Audit Anggaran Covid-19

Hld/J-1 | Megapolitan
Anies Harus Audit Anggaran Covid-19

Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

ANGGARAN yang digelontorkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menanggulani pandemi covid-19 belum terasa manfaatnya oleh warga. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun didesak untuk mengaudit penggunaan anggaran tersebut.

“Semua harus diaudit karena sangat besar, tapi kita tidak jelas manfaatnya. Apakah karena kebijakan yang salah atau penggunaan anggaran, karena nyatanya kasus terus naik,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gilbert di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, penggunaan anggaran covid-19 ini harus diperiksa, termasuk yang berkaitan dengan bantuan sosial (bansos).

“Audit penggunaan anggaran semuanya, apakah betul. Katanya ada 20 juta masker, seharusnya satu orang dapat 2 di DKI. Wartawan tidak ada satu pun yang terima, dewan juga. Kemana anggaran itu? Harus diperiksa itu, termasuk bansos juga,” ungkapnya.

Secara garis besar ia meminta penyelenggaraan PSBB di Ibu Kota diaudit secara menyeluruh. Sejauh ini belum ada pelaksanaan audit untuk melihat efektivitas kebijakan dan transparansi anggaran hingga perlindungan sosial bagi seluruh warga DKI.

Adapun hal-hal yang perlu diaudit dalam pelaksanaan PSBB ialah efektivitas protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jumlah kasus, dampak ekonomi, tingkat kriminalitas, pendidikan, dan sebagainya. “Audit pelaksanaan PSBB, apakah sesuai atau tidak. Mereka tidak punya tolok ukur, misalnya dengan mengamati langsung atau survei melalui wawancara dan sebagainya,” katanya

Sementara itu, Ari Nurman dari Perkumpulan Inisiatif mengatakan masih menemukan penyaluran bansos yang bermasalah karena tidak tepat sasaran, juga isi bansos tidak cukup memenuhi kebutuhan satu keluarga selama PSBB.

“Bansos respons cepat ini kita hargai. Namun, masih banyak permasalahan di lapangan. Sekarang bahkan teknis penyaluran bansos langsung ke rumah sudah semakin berkurang, hanya 30%-40%,” kata Ari.

Di sisi lain, warga DKI pun diketahui lebih memilih untuk mendapatkan uang cash yang ditransfer ke rekening masing-masing. Pilihan itu lebih diambil daripada bantuan dalam bentuk bansos sembako.

Dengan demikian, Ari meminta Pemprov DKI untuk mengevaluasi penyaluran bansos ini. Basis data penerima juga harus rutin diperbarui.

Ia juga menemukan proses pendataan mandiri warga yang ingin mendapatkan bansos masih berbelit. “Masalah pendataan ini harus ada surat rekomendasi dari pemerintahan tingkat bawah, dan dokumennya itu berbelit,” kata Ari.

Surat rekomendasi itu memberatkan warga miskin yang hidupnya nomaden atau sering pindah tempat tinggal. Mereka tidak punya surat atau dokumen pribadi apa pun. “Jadi kalau mereka sudah terdaftar, tapi kan pindah tempat tinggal sebelumnya, jadi luput dari verifikasi,” jelasnya.

Wakil Kepala Bappeda DKI Tri Indrawan mengatakan Pemprov DKI sudah menambah 800 personel di Dinas Sosial DKI untuk mengoordinasikan pendaftar mandiri bansos ini.

Selain itu, Tri menyebut Pemprov DKI tengah melakukan komplementer berupa bansos yang dilakukan terkait pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga lansia hingga penyandang disabilitas. Ia menyebut Kartu Lansia Jakarta ada 77 ribu, Kartu Disabilitas 11 ribu, dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) ada 890 ribu. Adapun penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul mencapai 9.145.

“Jadi, komplementer ini ada selain BLT, dan ini anggaran yang sifatnya cashless. Dananya ada lewat Bank DKI,” tukasnya. (Hld/J-1)

Baca Juga

Antara

Polisi Gadungan Beli KTA Rp 2 Juta Agar Aman di Jalan

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 16 Juni 2021, 21:32 WIB
AHH dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman enam tahun...
Antara

Kapasitas Wisma Atlet 80%, Warga Diisolasi di Graha Wisata Ragunan dan TMII

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 16 Juni 2021, 20:55 WIB
Kepala UP Anjungan dan Graha Wisata DKI Jakarta Yayang Kustiawan mengatakan hingga hari ini total ada 162 pasien positif covid-19 tanpa...
DOK Humas Pemkab Tangerang.

Kabupaten Tangerang Antisipasi Lonjakan Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 20:47 WIB
Bupati juga mengajak kepada seluruh camat untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah masing-masing untuk melaksanakan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghitung Ancaman Megathrust Pesisir Selatan Jatim

Analisis mengenai potensi gempa dan tsunami harus dijadikan pengingat untuk memperkuat mitigasi kegempaan dan tsunami di wilayah Jawa Timur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya