Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Ditutup Anies, JPO Sarinah Kini Dibuka Lagi oleh Pramono Anung

Mohamad Farhan Zhuhri
03/3/2026 11:32
Ditutup Anies, JPO Sarinah Kini Dibuka Lagi oleh Pramono Anung
ilustrasi(Antara)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.  Jembatan penyeberangan yang sempat ditutup pada era Gubernur Anies Baswedan  pada 2022 itu kini dioperasikan lengkap dengan fasilitasnya. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan peresmian semula direncanakan akhir Februari. Namun, revitalisasi baru tuntas dan diresmikan awal Maret.

“Pada waktu itu saya menyampaikan akan diresmikan akhir Februari, tetapi sekarang 2 Maret baru kita resmikan, yaitu revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO Sarinah,” ujar Pramono dikutip, Selasa (3/3).

Ia menegaskan, JPO Sarinah memiliki nilai historis bagi Jakarta. Jembatan ini merupakan yang pertama dimiliki Ibu Kota dan diresmikan pada 21 April 1968 oleh Gubernur Ali Sadikin.

“Ini bersejarah dan hari ini kita melakukan revitalisasi agar JPO ini menjadi ramah terhadap disabilitas,” katanya.

Seperti diketahui, pada 2022 penutupan JPO dilakukan dengan pertimbangan estetika kota. Saat itu, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies menilai keberadaan jembatan mengganggu pandangan ke arah Patung Selamat  Datang dan deretan gedung bersejarah di koridor MH Thamrin. Sebagai pengganti, disediakan pelican crossing untuk memfasilitasi pejalan kaki.

Kini, di era Pramono, pendekatan yang diambil adalah menyediakan pilihan. Selain mengaktifkan kembali JPO dengan tambahan lift di kedua sisi untuk penyandang disabilitas, pelican crossing tetap dipertahankan.

“Sehingga masyarakat yang suka berjalan punya pilihan untuk menyeberang. Bagi yang berkebutuhan khusus atau disabilitas bisa memanfaatkan ini. Dan ini untuk publik,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Pemprov juga berencana memperlebar trotoar di kawasan Sarinah hingga 2,6 meter. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penataan koridor Thamrin agar lebih nyaman bagi pejalan kaki sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.

“Sehingga pilihan orang untuk belanja atau pergi ke Sarinah akan semakin mudah,” pungkas Pramono. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya