Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sarinah Rayakan Malam Tahun Baru Tanpa Pesta Kembang Api

Andhika Prasetyo
23/12/2025 06:29
Sarinah Rayakan Malam Tahun Baru Tanpa Pesta Kembang Api
Ilustrasi(Antara)

PT Sarinah memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025 menuju 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang masih terdampak dan dalam proses pemulihan pascabencana banjir Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.

Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menyampaikan bahwa perayaan Tahun Baru 2026 di kawasan Sarinah akan dilakukan secara lebih sederhana. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengimbau perayaan akhir tahun dilaksanakan dengan mengedepankan kepedulian sosial.

“Sejumlah agenda yang semula dirancang besar kami sesuaikan menjadi lebih sederhana dan bermakna, dengan harapan dapat menunjukkan solidaritas kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana,” ujar Raisha dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Sebagai pengganti pesta kembang api di malam tahun baru, Sarinah akan menggelar doa bersama lintas agama yang melibatkan lima pemuka agama. Selain itu, Sarinah juga akan memfasilitasi penggalangan dana bagi korban banjir di Sumatera bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta serta Baznas Bazis Jakarta.

Pada malam pergantian tahun, Sarinah turut menghadirkan rangkaian pertunjukan seni bertajuk Festiloka Panggung Nusantara 2026 yang menampilkan musik dan seni etnik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif hiburan yang tetap mengedepankan nilai kebudayaan dan kebersamaan.

Sejumlah musisi dan penampil dijadwalkan tampil, termasuk penyanyi Tiara Andini, grup musik Moluccan Soul, serta pertunjukan tari tradisional dari berbagai daerah, seperti Tari Jaranan asal Kediri dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan.

Selama periode libur Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026, Sarinah memperkirakan jumlah pengunjung mencapai sekitar 300 ribu orang pada rentang 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di malam tahun baru Jakarta, manajemen Sarinah menyiapkan sejumlah langkah operasional, antara lain penambahan personel pengamanan, koordinasi dengan aparat terkait, pengecekan sistem gedung dan proteksi kebakaran, serta penyesuaian jam operasional.

Pada malam Tahun Baru, pusat perbelanjaan Sarinah Thamrin dijadwalkan beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik