Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN keras (Miras) beralkohol menjadi pemicu utama maraknya kasus penganiyaan di wilayah teritorial Kepolisian Daerah Sulawesi Utara,
Hal tersebut disampaikan usai memeriksa Ajudan dan Asisten Rumah Tangga Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Polisi Ferdy Sambo di Kantor Komnas HAM Jakarta.
Komnas HAM ogah berspekulasi soal kondisi jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J) usai diekshumasi. Mereka menunggu hasil resmi.
Enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E sebelumnya telah diperiksa Komnas HAM pada Selasa (26/7).
Samuel Hutabarat mengungkapkan adanya perdebatan sebelum upacara kedinasan pemakaman anaknya di Sungai Bahar, Jambi, Rabu (27/7).
Napoleon mengaku baru pertama kali melakukan penganiayaan. Ia melakukan itu lantaran tidak terima dengan jawaban M Kece ketika dia berada di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri.
Usman mengatakan, Kapolri harus menonaktifkan Ferdy jika terbukti masih menjabat sebagai Kasatgassus.
Anam mengatakan tes PCR tidak dilakukan di dalam rumah dinas Sambo yang beralamat di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Melainkan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.
Johnson mengatakan Polri tengah mempersiapkan memasukkan kembali jenazah Brigadir Yosua ke dalam peti.
Saat ditanyakan awak media apakah Bharada E mengakui atau tidak sebagai pelaku penembakan Brigadir J, Anam tidak memberikan jawaban tegas.
Taufan mengatakan pihaknya juga bakal mendengar keterangan dari berbagai pihak. Mulai dari keluarga Brigadir J hingga dokter forensik.
Budi menerangkan pihaknya bakal mengikuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan menjamin penyidikan akan transparan.
Dedi mengatakan ada dua hp Brigadir Yosua yang tengah diperiksa labfor. Dia menyebut tim labfor masih bekerja.
Tim khusus gabungan pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat juga menyita rekaman CCTV dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta.
Saat itu korban diduga mencuri ATM milik teman satu angkatan di Barak Kompi C Yonif 11 Mar, sehingga dianiaya oleh senior yang berjumlah enam orang.
Peristiwa penganiayaan terjadi di Kelurahan Titiwungen Selatan, Selasa (19/7) dini hari.
Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan Perdana di atas kapal itu karena dituduh mencuri ponsel milik Kepala LP Kendal.
Lokasi itu memang merupakan kawasan penambangan rakyat yang jauh dan sulit dijangkau dari Pegubin.
Penyidik menilai Iko kooperatif dan datang lebih awal dari jadwal yang diminta penyidik.
Peristiwa itu berawal dari anggota polisi lalu lintas melihat HFR melawan arus saat berkendara dengan sepeda motornya di bawah jembatan layang Kampung Melayu. Petugas pun langsung menegur
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved