Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
ORANG tak dikenal (OTK), Senin (4/7), dilaporkan menganiaya hingga meninggal S, 45, pemilik kios di kawasan penambangan, di Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Papua. Penganiayaan S yang sedang menjaga kiosnya ditemukan sudah meninggal oleh karyawannya yang saat insiden terjadi tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani di Jayapura, Selasa (5/7), mengakui ada insiden penyerangan hingga menewaskan S. Jenazah korban masih di TKP dan akan dievakuasi ke Tanah Merah.
Baca juga: Banjir Rendam Belasan Rumah Warga Kaitetu Maluku Tengah
Namun untuk kepastiannya masih menunggu informasi lebih lanjut. "Komunikasi ke kawasan penambangan sulit, sehingga masih menunggu laporan dari anggota di lapangan," ujar Faizal.
Hal serupa juga dikatakan Kapolres Pegubin Ajun Komisaris Besar Cahyo Sukarnito yang mengaku walaupun wilayah TKP masuk dalam Kabupaten Pegubin, tetapi lebih dekat ke Kabupaten Boven Digoel. Lokasi itu memang merupakan kawasan penambangan rakyat yang jauh dan sulit dijangkau dari Pegubin. (Ant/OL-14)
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menyoroti masih maraknya tambang ilegal di Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Barat.
TNI mengerahkan sejumlah Helikopter Caracal untuk menjemput mereka beserta orang tuanya yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan yang sulit dijangkau.
Dengan meningkatnya kapasitas penyaluran kredit yang terjamin, peluang ekonomi masyarakat Papua pun terbuka lebih luas.
Selain MBG, Pemprov Papua Tengah juga mengimplementasikan pemberian Makanan Tambahan dan BLT untuk balita, Cek Kesehatan Gratis, pembentukan 1.045 koperasi desa.
KETUA Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempur Papua, Panji Agung Mangkunegoro menuding aparat kepolisian melakukan penganiayaan terhadap dirinya saat aksi di Bandara Sentani, Papua
Para peserta merupakan mahasiswa baru yang diterima melalui jalur kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Papua Selatan dan UNJ.
Massa tetap bertahan di jalan lingkar walau diberondong gas air mata. Sesekali mereka merangsek ke depan Mapolda ketika efek gas air mata sudah memudar.
Aparat di lapangan agar lebih persuasif dan humanis, serta tidak bertindak brutal dalam mengamankan warga
PP KAMMI menilai insiden pelindasan seorang peserta aksi oleh polisi menggunakan mobil taktiks Baracuda menambah panjang daftar tindakan represif aparat dalam menangani demonstrasi.
Total sebanyak 44 orang dibawa ke markas polisi setelah aksi berlangsung ricuh di depan Gedung DPRD Sumut.
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
LBH Jakarta menegaskan aparat kepolisian harus menjamin kebebasan berekspresi dan tidak bersikap represif dalam menghadapi gelombang aksi massa dalam unjuk rasa di DPR dan wilayah Jakarta
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved