Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan. Seruan ini disampaikan oleh Inisiator Papua Connection, Charles Kossay, dalam kegiatan Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Papua Connection di Jakarta, Rabu (25/2).
Charles menegaskan bahwa perlindungan terhadap guru dan tenaga kesehatan merupakan isu kemanusiaan yang tidak dapat ditawar. Menurutnya, kelompok tersebut berperan sebagai garda terdepan pelayanan publik di Papua sehingga keselamatan dan martabat mereka harus dijaga.
“Setiap bentuk kekerasan terhadap guru, tenaga kesehatan, dan warga sipil adalah teror kemanusiaan. Tindakan KKB ini tidak hanya melanggar nilai kemanusiaan, tetapi juga merusak harapan masa depan Papua,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa persoalan Papua tidak bisa dilihat secara terpisah, karena pembangunan, hak asasi manusia, dan keamanan merupakan isu yang saling berkaitan.
"Karena itu, Papua Connection menolak keras kekerasan bersenjata sekaligus menolak provokasi, disinformasi, dan politisasi identitas, termasuk yang memanfaatkan sentimen keagamaan yang dapat memperkeruh situasi dan merugikan masyarakat Papua," ujarnya.
Charles turut menyatakan dukungan terhadap pembangunan Papua yang berkeadilan, inklusif, dan berperspektif hak asasi manusia. Ia menekankan bahwa pembangunan, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), harus dijalankan secara partisipatif sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Papua membutuhkan pembangunan partisipatif, semangat Pasal 33 UUD 1945 mesti terealisasikan di Tanah Papua, saya yakin di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo hal itu bisa terlaksana, yang terpenting niat dan tujuannya harus benar-benar untuk kemajuan orang Papua," tandasnya.
Melalui deklarasi ini, Papua Connection menegaskan komitmennya untuk melindungi warga sipil sekaligus memperkuat persatuan nasional.
"Papua adalah bagian sah dan tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjaga Papua berarti menjaga masa depan Indonesia. Mari kita rawat Papua ini dengan nilai-nilai kemanusiaan dan perkuat persatuan nasional," pungkasnya.
Viona merupakan atlet dari Jawa Timur yang berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan olahraga.
Menpora menyatakan dukungannya terhadap langkah FPTI yang mendampingi serta memfasilitasi lima atletnya.
Perkara yang diduga terjadi di pelatnas itu telah masuk ke ranah hukum setelah sejumlah atlet secara resmi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Seorang mahasiswa UIN Suska Riau dibacok sesama rekan menggunakan kapak saat menunggu sidang proposal. Simak kronologi dan dugaan motif asmaranya.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Kasus ini bermula saat DJ Donny melaporkan serangkaian teror fisik di rumahnya yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Istana merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah kreator konten yang kerap mengkritik program pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved