Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Istana Minta Teror Kreator Konten Diusut Serius

M Ilham Ramadhan Avisena
07/1/2026 10:13
Istana Minta Teror Kreator Konten Diusut Serius
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi(Antara)

Istana merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah kreator konten yang kerap mengkritik program pemerintah. Pemerintah menegaskan tidak menghendaki praktik intimidasi semacam itu dan meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, setiap laporan atau informasi terkait dugaan teror harus ditindaklanjuti secara hukum. Ia menegaskan negara tidak boleh membiarkan ruang publik diwarnai ancaman terhadap kebebasan berpendapat.

"Iyalah, kita minta semua dilakukan investigasi ya," kata dia kepada pewarta di Hambalang, Selasa (6/1) malam. 

Menurut Prasetyo, pemerintah tetap membuka diri terhadap kritik dan masukan. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian kritik dilakukan melalui cara-cara yang baik dan jalur komunikasi yang telah tersedia.

"Tetapi kalau kami berpendapat bahwa yang paling penting adalah kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah juga kita bangun komunikasinya," ujarnya.

Ia menekankan, pemerintah tidak memiliki kepentingan untuk membungkam kritik. Justru, kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab dinilai penting dalam proses pendewasaan demokrasi.

"Ya tentunya kita tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu kan. Tapi marilah kemudian kita menjadikan masalah itu kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa," kata Prasetyo.

Prasetyo menilai, perbedaan pandangan seharusnya disikapi dengan dialog, bukan ancaman atau teror. Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat secara terbuka dan santun tidak menjadi persoalan bagi pemerintah.

"Artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga," pungkasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya