Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah riuhnya konten media sosial yang sering kali menampilkan gaya hidup mewah, muncul sebuah fenomena baru yang jauh lebih membumi: konten kreator yang mengangkat realitas kehidupan pekerja kantoran.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Endar Yuliwanto, seorang karyawan senior di industri IT Telekomunikasi yang kini dikenal luas melalui kanal digitalnya, KaryawanCEO.
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan dan strategi menjaga keseimbangan antara karier profesional dengan usaha pribadi.
Endar bukanlah pendatang baru yang sekadar ikut-ikutan tren. Dengan latar belakang pendidikan akuntansi, ia telah mengabdi lebih dari dua dekade di sebuah perusahaan swasta sektor teknologi.
Pengalaman panjang inilah yang menjadi fondasi kuat bagi konten-kontennya. Ia memotret sisi jujur kehidupan karyawan, mulai dari tantangan finansial hingga kejenuhan rutinitas, lalu mengemasnya menjadi bahan refleksi bagi sesama pekerja.
Namun, daya tarik utama Endar terletak pada pembuktiannya bahwa status karyawan bukanlah penghalang untuk berdaya secara ekonomi.
Sejak 2018, ia telah membangun usaha dekorasi rumah yang berawal dari minat pribadinya pada tanaman dan estetika interior. Usaha ini menyasar masyarakat urban yang mendambakan suasana hijau di hunian mereka tanpa harus direpotkan oleh perawatan yang intensif.
Aktivitas kewirausahaan Endar pun tidak berhenti pada transaksi semata. Ia melangkah lebih jauh dengan merangkul pelaku usaha kecil dan pengrajin lokal dalam proses produksinya.
Sinergi ini mencakup pembuatan pot tanaman, kerajinan anyaman, hingga elemen dekoratif lainnya. Langkah ini menunjukkan bagaimana seorang karyawan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang juga menghidupkan ekonomi kreatif di sekitarnya.
Kini, melalui akun @KaryawanCEO, Endar mencoba memadukan hiburan dengan pesan edukasi. Ia menyoroti pergeseran pola pikir pekerja muda saat ini yang mulai melihat media sosial bukan hanya sebagai tempat pelarian, melainkan ruang untuk membangun identitas profesional yang baru.
Dalam salah satu kontennya, Endar menekankan bahwa peluang untuk berkembang selalu terbuka lebar bagi siapa saja, asalkan ada keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman.
“Banyak orang merasa rutinitas kerja membuat mereka sulit berkembang. Padahal, peluang untuk mencoba hal baru selalu ada, selama kita berani memulainya,” ujar Endar.
Fenomena KaryawanCEO ini menjadi bukti nyata bahwa di era ekonomi digital, aspirasi karier seseorang tidak lagi kaku.
Menjadi karyawan tetap bisa berjalan beriringan dengan ambisi menjadi pengusaha. Kehadiran figur seperti Endar Yuliwanto memberikan warna baru dalam diskusi mengenai gaya hidup dan masa depan pekerja urban di Indonesia. (Z-1)
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan Permenkomdigi 9/2026 merupakan langkah yang konkret Perlindungan anak di ruang digital.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mendukung kebijakan Komdigi yang membatasi penggunaan media sosial (medsos) bagi anak di bawah 16 tahun.
Menkomdigi Meutya Hafif mengatakan penerbitan peraturan ini merupakan langkah konkret negara untuk memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari berbagai risiko di internet.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi terapkan PP Tunas. Anak di bawah 16 tahun dilarang akses platform risiko tinggi demi cegah adiksi & konten seksual.
Komdigi melarang anak di bawah usia 16 tahun punya akun pada sejumlah media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan X.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Blackpink resmi comeback dengan MV GO dan mini album Deadline. Simak detail konsep futuristik dan rekor 100 juta subscribers YouTube mereka di sini.
Konten ini biasanya berbentuk video, tetapi juga bisa mencakup siaran langsung, Shorts, dan postingan komunitas.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved