Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemerintah Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Teror Bom Molotov ke Influencer Kritikus

Basuki Eka Purnama
07/1/2026 05:28
Pemerintah Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Teror Bom Molotov ke Influencer Kritikus
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025).(ANTARA/Fathur Rochman)

PEMERINTAH mengambil sikap tegas atas dugaan teror yang menimpa pemengaruh (influencer) Ramon Dony Adam, atau yang akrab disapa DJ Donny. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.

Dugaan teror ini mencuat setelah DJ Donny melaporkan serangkaian tindakan anarkis di kediamannya yang diduga berkaitan dengan kritik kerasnya terhadap kebijakan pemerintah. 

Prasetyo menegaskan bahwa tindakan intimidasi dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat dalam demokrasi Indonesia.

"Kita minta semua dilakukan investigasi ya," ujar Prasetyo saat ditemui di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Menurut Prasetyo, perbedaan pandangan dan kritik terhadap pemerintah adalah hal yang wajar dan perlu disalurkan melalui jalur komunikasi yang tepat. Ia memandang insiden ini sebagai ujian bagi kedewasaan bangsa dalam berdemokrasi.

"Marilah kemudian kita menjadikan masalah itu kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa gitu ya. Artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga," tambahnya.

Keprihatinan Presiden Prabowo

Mensesneg juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius dan merasa prihatin atas kejadian ini. Di tengah upaya memperkuat demokrasi, aksi teror fisik dianggap sebagai langkah mundur yang sangat disayangkan.

"Iya dong (Presiden prihatin), masa hari begini masih ada begitu-begitu," tegas Prasetyo.

Kronologi Teror Bangkai Ayam hingga Molotov

Sebelumnya, DJ Donny telah mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan rangkaian teror yang dialaminya pada akhir Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa serangan tersebut tidak hanya berupa ancaman verbal, tetapi sudah mengarah pada tindakan fisik yang membahayakan nyawa keluarganya.

"Jadi, kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu, semalam jam 3.00 WIB, di CCTV terekam orang melempar molotov ke rumah saya," ungkap Donny di Polda Metro Jaya.

Selain serangan fisik, Donny mengaku kerap menerima ancaman melalui telepon dan pesan singkat di media sosial. 

Meski mengaku terbiasa dengan komentar pedas di dunia maya, ia merasa pelemparan bom molotov sudah melampaui batas keamanan.

"Teror telepon banyak, cuma saya enggak peduli, media sosial biasalah, di DM-DM lah, saya enggak ada masalah. Saya sendiri kan ngomongnya kasar juga, jadi enggak ada masalah," ucapnya.

Hingga saat ini, identitas pelaku maupun dalang di balik serangan tersebut belum diketahui. Pihak Polda Metro Jaya telah menerima laporan resmi dan menyatakan akan segera menyelidiki kasus ini guna menjamin keamanan warga negara dalam menyampaikan pendapat. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik