Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Usut Teror Bom Molotov DJ Donny, Polda Metro Analisis Rekaman CCTV

Golda Eksa
07/1/2026 18:21
Usut Teror Bom Molotov DJ Donny, Polda Metro Analisis Rekaman CCTV
Ramon Dony Adam atau DJ Donny saat melaporkan kejadian peneroran oleh orang tak dikenal yang terjadi di rumahnya di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025) .(Antara)

POLDA Metro Jaya tengah melakukan pendalaman intensif terkait kasus teror yang menimpa pemengaruh (influencer) Ramon Dony Adam alias DJ Donny. Fokus utama penyelidikan saat ini tertuju pada analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menangkap detik-detik aksi pelemparan bom molotov di kediaman korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa tim penyidik sedang membedah bukti visual tersebut untuk mengidentifikasi pelaku.

"Itu kan perlu kami analisis," ujar Iman saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (7/1).

Identifikasi Fakta Hukum
Iman menjelaskan bahwa kepolisian terus mengumpulkan dan memverifikasi fakta-fakta hukum di lapangan. Langkah ini diambil guna menentukan konstruksi pasal yang tepat serta mengungkap identitas dalang di balik aksi intimidasi tersebut.

"Mudah-mudahan segera bisa merekonstruksikan pasalnya maupun tersangkanya siapa," lanjutnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi. Para saksi tersebut merupakan pihak yang dianggap mengetahui, mendengar, melihat, atau mengalami langsung rangkaian peristiwa teror di lokasi kejadian. Iman menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional.

Kronologi Teror Beruntun
Kasus ini bermula saat DJ Donny melaporkan serangkaian teror fisik di rumahnya yang terjadi dalam waktu berdekatan. Teror pertama berupa pengiriman bangkai binatang pada Senin (29/12), yang disusul aksi lebih nekat berupa pelemparan bom molotov pada Rabu (31/12) dini hari.

"Jadi kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya, lalu, semalam jam 3.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya," ungkap Donny saat melaporkan kasusnya di Polda Metro Jaya.

Ancaman Keselamatan Publik
Donny menekankan bahwa keputusannya menempuh jalur hukum didasari oleh kekhawatiran atas keselamatan orang-orang di sekitarnya. Menurutnya, serangan menggunakan api seperti bom molotov berisiko besar menciptakan kebakaran luas yang bisa merambat ke pemukiman tetangga.

"Kalau rumah saya terbakar, mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya," tandasnya. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik